Stok Pangan Di Mimika Aman Namun Dengan Catatan

Kadis Ketahanan Pangan Mimika, Syahrial

MIMIKA, BM

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Syahrial mengatakan stok pangan untuk Mimika di masa pandemi Covid-19 tetap aman alias tercukupi bahkan 3 hingga 4 bulan ke depan.

Hal ini dikatakan Syahrial guna menjawab keresahan masyarakat yang mempertanyakan hal tersebut mengingat hampir dua bulan lamanya Mimika terisolir dengan keadaan ini.

“Secara umum ketahanan pangan kita sebetulnya aman dan ini bukan hanya pernyataan kami saja namun semua instansi OPD yang berhubungan dengan pangan juga nyatakan hal ini,” ungkapnya kepada BeritaMimika, Rabu (29/4) sore.

Syahrial mengatakan beberapa waktu lalu Dinas Ketahanan Pangan bersama Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Peternakan, Perindustrian dan Perdagangan hingga Karantina Pertanian melakukan rapat koordinasi terkait ketahanan pangan di Mimika.

“Kita sudah berhitung bahwa kebutuhan pangan berjalan aman. Semua komoditas kita yang ada secara lokal adalah telur dan sayur-sayuran dan ketersediaan mencapai 60 persen,” ungkapnya.

Ia mengakui bahwa ketersediaan pangan Mimika seperti beras, gula, minyak dan kebutuhan sembako lainnya didatangkan dari luar daerah seperti Merauke, Surabaya dan Sulawesi.

“Berdasarkan pendataan dari Dinas Perindag bahan pokok semua tersedia. Hanya dengan catatan bahwa logistik kapal tetap jalan dengan normal. Jika ini terus terjadi maka semua bisa tertutupi,” ungkapnya.

Menurutnya pemerintah daerah sudah memperhitungkan ketersediaan pangan di Mimika. Salah satu kebijakan yang telah dibuat adalah tidak menutup akses masuk di pelabuhan khususnya bagi kapal-kapal yang memuat logistik untuk Mimika.

“Kebijkan pemda untuk logistik selama ini tetap jalan dan tidak di lockdown. Para distributor juga sudah menjadwalkan kedatangan barang-barang mereka dari luar, selama ini berjalan normal dan tidak ada kendala,” jelasnya.

Sementara itu terkait ketersediaan beras sebagai makanan utama, Syahrial mengatakan Bulog Mimika sejauh ini terus mendatangkan beras secara normal dari Merauke dan Sulawesi.

“Kita punya ketersediaan sayur-sayuran seperti kacang panjang, labu, bayam, tomat dan beberapa komoditi lainnya itu 60 persen. Hanya buah-buahan yang kebanyakan kita datangkan dari luar seperti di supermarket,” jelasnya.

Kepada masyarakat Mimika, Syahrial meminta agar warga tidak panik dan khawatir tentang ketersediaan pangan. Selama pendistribusian logistik berjalan baik dan normal maka stok pangan untuk Mimika tetap aman.

“Kita tetap tenang saja. Stay di rumah sesuai instruksi pemerintah. Pemda juga memberikan bantuan bama kepada masyarakat tanpa terkecuali. Hanya saja semua dilakukan sesuai jadwal. Sejauh ini hanya Distrik Wania dan Mimika Baru yang belum disalurkan karena data-data penerima lagi difixkan. Kemungkinan Jumat nanti kita rencana untuk distribusikan ke dua distrik ini,” ungkapnya. (Ronald)

 

 

 

 

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Pasar Sentral dan Eks Pasar Swadaya Belum Diterapkan ‘Jaga Jarak’

Ekonomi dan Pembangunan 2020-05-27 09:08:20

Kabag SDM Beri Bantuan Kemanusiaan Kepada 45 KK Di Jalan Baru

Ekonomi dan Pembangunan 2020-05-25 11:22:50

Disperindag Gelar Operasi Pasar Minyak Tanah 115 Kiloliter

Ekonomi dan Pembangunan 2020-05-19 21:02:26

Tidak Satupun Karyawan Hotel Horison Yang Di PHK

Ekonomi dan Pembangunan 2020-05-19 20:38:53

Bukti Pedulinya Polres Mimika Untuk Masyarakat Di Masa Pandemi

Ekonomi dan Pembangunan 2020-05-15 11:27:37

Top