Petani Keluhkan Pupuk Subsidi dan Harga Cabai yang Merosot

Rahman, seorang petani, bersama rekannya lagi bersantai ketika ditemui beritamimika.com di kebunnya, Jalan WR Soepratman, Timika, Papua Tengah, Jumat (24/2/2023)
MIMIKA, BM
Sejumlah petani yang tergabung dalam kelompok Wira Tani di Jalan WR Soepratman, Timika, Papua Tengah mengeluhkan layanan bantuan pupuk subsidi yang tidak lagi didapatkan sejak tahun 2022.
"Dari tahun kemarin itu kami sudah tidak dapat lagi. Ditambah dua tahun belakangan ini kan harga pupuk naik terus, jadi kami sebagai petani betul-betul kesulitan," ujar Rahman, salah seorang petani yang ditemui di kebunnya, Jumat (24/2/2023).
Senada dengan itu, Adi yang juga merupakan petani sayur mengatakan bahwa di dua tahun sebelumnya, harga pupuk masih seharga Rp600 ribu per karung. Sedangkan saat ini, harga tersebut telah melambung mencapai Rp1,2 juta per karung.
"Harganya meningkat terus, akhirnya mau tidak mau ya kami hanya bisa pasrah saja karena subsidi pun kami tidak dapat," keluhnya pasrah.
"Apa lagi sekarang cabai yang mana selalu bisa diandalkan untuk menopang, malah turun harga jualnya. Bagaimana kami bisa untung, yang ada malah rugi," tutur Adi menambahkan.
Adi mengungkapkan, penurunan harga cabai sudah berlangsung dari awal bulan Januari dengan harga Rp25 ribu per kg. Menurutnya harga jual itu jauh dari kesejahteraan petani.
"Kami rugi banyak itu, mas. Kalau untuk balik modal pasnya itu di harga Rp40 ribu per kilo. Itu pun belum untung, baru balik modal. Nah, kalau mau dapat untung sedikit ya harganya Rp50 ribu," jelasnya.
Adi berharap, pemerintah dapat segera membantu mengatasi persoalan yang sedang terjadi di tengah-tengah penderitaannya dan sesama petani lainnya.
"Sebenarnya yang kami butuhkan itu cuma pupuk sama pengaturan harga yang cocok. Maksudnya harga yang sama-sama menguntungkan. Bayangkan, kita tidak dapat subsidi, lalu kita beli pupuk dengan harga mahal, tapi ketika panen, hasil yang dijual harganya anjlok. Sama saja itu kita bunuh diri namanya," pungkasnya. (Endy Langobelen)






















