Tahun 2023 Target Penerimaan KPP Pratama Timika Rp3,978 triliun

Kepala KPP Pratama Timika, Ambar Atum Ari Mulyo 

MIMIKA, BM

Jajaran Kantor Pelayanan Pajak Pratama Timika, tahun 2023 dibebani target untuk mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp3,978 triliun.

Target penerimaan tersebut sesuai dengan Keputusan Kepala Kantor Wilayah DJP Papua, Papua Barat, dan Maluku Nomor KEP-57/WPJ.18/2023.

Untuk mendukung pencapaian target penerimaan pajak tahun 2023, sejumlah program telah disusun.

Kepala KPP Pratama TImika, Ambar Arum Ari Mulyo mengatakan, target yang ditetapkan ini mengalami peningkatan sebesar 17,05 persen dari target penerimaan tahun 2022. Realisasi Pajak Tahun 2022, Rp 3,812 Triliun atau capaian sebesar 112,16 persen dengan pertumbuhan positif 10,95 persen.

Untuk memenuhi target penerimaan tersebut, telah diidentifikasi beberapa tantangan beserta peluang sehingga menuntut strategi dan program kerja yang dinamis.


"Beberapa tantangan yang akan dihadapi di tahun 2023 antara lain basis penerimaan tahun 2022 yang tinggi, wilayah kerja yang sangat luas dengan beberapa wilayah yang cukup sulit untuk dijangkau, kondisi keamanan yang berpotensi menjadi tidak kondusif, serta kondisi ekonomi yang penuh dengan ketidakpastian yang ditandai dengan adanya disrupsi rantai pasok global, tren penurunan harga komoditas, resesi global, serta kondisi geopolitik global yang belum membaik,"kata Kepala KPP Pratama TImika, Ambar Arum Ari Mulyo, Senin (30/1/2023).

Namun, menurut Ambar, terdapat beberapa peluang yang dapat menjadi pendorong tercapainya target penerimaan pajak tahun 2023, antara lain meningkatnya aktivitas ekonomi di Kabupaten Mimika, baik aktivitas belanja masyarakat maupun aktivitas perdagangan, serta meningkatnya realisasi belanja pemerintah, khususnya belanja yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Secara garis besar, Strategi Pengamanan Penerimaan Pajak KPP Pratama Timika akan dilaksanakan melalui tiga kebijakan prioritas yaitu, kegiatan penyuluhan dan edukasi perpajakan yang terencana, terarah, dan berkelanjutan yang mendorong terciptanya Kepatuhan Wajib Pajak Sukarela,"ujarnya.

Ambar mengatakan, Pengawasan Wajib Pajak sektoral sesuai prioritas regional yaitu sektor Jasa Ketenagakerjaan, sektor Perdagangan, sektor Jasa Kesehatan, dan sektor Administrasi Pemerintahan atas belanja APBN/APBD.

Lebih lanjut kata dia, Penegakan Hukum melalui kegiatan Pemeriksaan kepada Wajib Pajak yang memiliki risiko tinggi serta optimalisasi kegiatan Penagihan Pajak dengan melaksanaan penagihan aktif dan menggalakkan program pemblokiran, penyitaan aset sampai dengan tindakan pencegahan sebagai deterrent effect.

"Dalam rangka mendukung optimalisasi realisasi penerimaan pajak tersebut, diperlukan kegiatan pengendalian internal secara konsisten, berupa penguatan kanal Sistem Informasi Pengaduan sebagai sarana pencegahan pelanggaran disiplin pegawai, peningkatan Komitmen Integritas Pimpinan, serta pencanangan program pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (ZIWBK),"tuturnya.

Dikatakan, bahwa tahun 2023 juga menjadi target penyelesaian pemadanan (validasi) NIK menjadi NPWP sehingga akan menjadi fokus dalam pelaksanaan pelayanan kewajiban perpajakan kepada para Wajib Pajak yang ada di wilayah kerja KPP Pratama Timika.

Karena kata Ambar, kewajiban penyampaian SPT Tahunan semakin dekat, maka materi terkait pemadanan NIK-NPWP akan menjadi materi utama dalam pemberian informasi dan edukasi perpajakan utamanya untuk periode Januari-Maret 2023.

"Sudah merupakan tanggung jawab kita semua sebagai warga negara untuk bahu membahu dalam mewujudkan negara yang makmur dan berkeadilan. Salah satunya dapat dicapai dengan membangun pondasi keuangan negara yang kuat melalui partisipasi aktif dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan. Karena itu, kami berharap seluruh insan yang ada di Kabupaten Mimika dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sadar pajak sehingga dapat membangun negara yang kuat sesuai tagline "Pajak Kuat Indonesia Maju"," Ungkapnya. (Shanty Sang)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top