Pelaku Usaha Tidak Berkembang Karena Dua Hal Ini, Pemda Mimika Harus Bantu Carikan Solusi

Suasana giat penyuluhan keamanan pangan di Hotel Grand Tembaga

MIMIKA, BM

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika menggelar sosialisasi Penyuluhan Keamanan Pangan bagi pelaku industri kecil dan menengah di Timika.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 60-an peserta yang diselengarakan di Hotel Grand Tembaga, Jl. Yos Sudarso, Selasa (10/5/2022).

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan sertifikat penyuluhan keamanan pangan.

Sertifikat tersebut merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan penerbitan izin Perizinan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Dalam sambutannya, Asisten II Hendrite Tandiono mengatakan Mimika memiliki sumber daya alam yang melimpah untuk dikelolah oleh para pelaku industri, baik industri kecil maupun menengah.

"Industri kecil dan menengah punya peran aktif untuk pengembangan ekonomi kerakyatan. Hal ini karena merupakan salah satu strategi pembangunan yang menempatkan sektor ekonomi rakyat sebagai sasaran utamanya adalah pembangunan daerah," ujarnya.

Hendrite juga menambahkan bahwa salah satu faktor pendukung untuk pembangunan daerah diantara faktor lainnya adalah adanya industri kecil dan menengah.

"Keberadaan pelaku industri kecil menengah yang mandiri dan kokoh sudah pasti akan mampu menyerap tenaga kerja yang banyak sehingga mereka dapat mengurangi tingkat pengangguran yang ada," ungkapnya.

Walau demikian, Hendrite mengakui bahwa dua faktor utama yang menjadi penyebab tidak maksimalnya pengembangan usaha kecil dan menengah adalah masalah keterbatasan modal dan sarana pemasaran hasil produksi.

"Hal ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah untuk membantu mengatasi permasalahan yang ada sehingga pera pelaku usaha berkembang dan mampu bersaing di pasaran," tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi wadah informasi tentang cara memunculkan industri baru ataupun peningkatan mutu produksi industri.

"Salah satunya adalah hasil perkebunan yang dapat diolah menjadi makanan dan minuman serta kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak para pelaku usaha untuk tetap memperhatikan peraturan perizinan yang ada," terangnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, para peserta dharapkan juga dapat berperan aktif sehingga dapat menambah pengetahuan mengenai tata cara produksi pangan yang higenis dan bermutu.

"Dan tentunya diharapkan tetap memerhatikan peraturan perundangan yang berlaku demi kelancaran berusaha agar bisa bersaing di pasaran dan semoga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Kabupaten Mimika," harapnya. (Ade)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top