Honai Pasar Kuliner di Wisata Mangrove Telah Rampung, Pengusaha Papua Prioritas Utama 

 

Plt Kepala Dinas Perikanan Mimika, Antonius Welerubun

MIMIKA, BM

Tiga bangunan berbentuk honai di Wisata Mangrove Poumako dipastikan siap dihuni tahun ini sebagai pasar kuliner perikanan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perikanan berharap tiga honai yang telah rampung itu dapat diisi pengusaha kuliner Papua yang memenuhi syarat.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun berharap jika ada pengusaha Papua yang fokus di bidang kuliner dan berminat untuk menempati lokasi tersebut, dapat segera mengajukannya.

Antonius menyatakan, untuk menempati itu pengusaha akan dibuatkan surat perjanjian dan tentunya dikenakan biaya retribusi sesuai yang tercantum dalam Perda.

"Perjanjiannya berupa perjanjian kerjasama penyewaan," kata Antonius.

Dinas Perikanan Kabupaten Mimika berharap honai itu diisi oleh pengusaha kuliner Papua yang berminat dengan mengajukan dokumen. Setidaknya memiliki badan hukum.

"Kita memberikan ruang kepada pihak yang berminat dan memenuhi persyaratan yakni pengusaha asli daerah," jelasnya.

Meskipun mengaku lupa berapa biaya retribusi yang ditetapkan, namun ia memastikan hal itu telah dicantumkan dalam Perda.

"Yang pasti honai itu digunakan untuk menyajikan kuliner khas yang berkaitan dengan perikanan. Misalnya makanan yang berkaitan dengan ikan. Karena itu tujuan dibangunnya honai tersebut," tandasnya.

Karena sampai sekarang belum ada pengajuan, ia mengaku belum dapat memastikan kapan lokasi itu akan ditempati. Honai itu sendiri didirikan di sekitar lokasi wisata mangrove di kawasan pelabuhan perikanan Pomako. (Roberto)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top