Bencana di Amar, Baznas Tanggap Cepat Kirim Bantuan Sembako

 

Tim BTB saat bertolak ke Distrik Amar

MIMIKA, BM

Akibat cuaca yang buruk disertai gelombang tinggi dan angin kencang, warga dari Distrik Amar harus mengungsi karena rumah mereka rusak akibat angin kencang.

Mendengar adanya bencana yang terjadi, Baznas Mimika melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) langsung merespon dengan turun langsung ke TKP membawa bantuan sembako.

"Satu tim 4 Relawan tambah ABK, dipimpin langsung oleh Komandan BTB Mimika. H. Agung Arie Perdhana yang hari ini sudah tiba di Amar dan lansung menyerahkan bantuan serta melakukan assesment," tutur Ketua Baznas Mimika, Ustadz Umar Habib saat dihubungi, Jumat (7/1).

Umar mengungkapkan hasil hasil Assessment BTB Mimika diantaranya, pada hari kamis tanggal 6 Januari 2021 pukul 2 pagi air mulai naik ke kampung dan pada jam 4 pagi ombak besar mulai menghantam rumah yang ada di pinggir pantai.

Ombak besar yang menghantam rumah berlangsung selama 1 jam. Ombak yang menghantam rumah warga mencapai 3-4 Meter

Dengan kejadian ini masyarakat 3 kampung di Distrik Amar tidak bisa melakukan aktifitas nelayan berhubung angin kencang di sertai ombak yang besar.

Ketika kejadian terjadi, masyarakat berlindung dan mengungsi di balai kampung. Banyak barang berharga warga hanyut dan rusak di hantam banjir yang disertai ombak besar.

Adapun, data korban dan kerugian bencana akibat Banjir yang disertai ombak Besar di Distrik Amar Mimika diantaranya :

1. Kampung Amar ada 160 KK terdiri dari 569 Jiwa yang mana ada 3 unit rumah hilang, 30 jiwa mengungsi diantaranya 16 Dewasa, 3 Bayi, 11 Anak. Selain itu juga 7 rumah rusak sedang, 1 Fiber hilang, 1 unit gapura rusak berat dan 2 unit jembatan rusak berat.

2. Kampung Kawar ada 54 KK terdiri dari 340 Jiwa itu ada 6 Perahu Fiber rusak berat, 3 jonson 15 PK rusak, 4 rumah rusak sedang, 1 unit gardu tenaga solar rusak berat (tidak berfungsi, baterai terendam), 1 unit jembatan rusak berat dan 2 toilet imum rusak berat.

3. Kampung Manuare ada 48 KK terdiri dari 195 Jiwa. Warga mengalami kerugian berupa 2 unit perahu fiber rusak berat, 6 unit perahu fiber rusak sedang, 1 jembatan rusak berat, 4 buah sumur air tertimbun dan jalan umum rusak

Diketahui, kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga Distrik Amar adalah, air mineral karena akibat bencana itu sumber air sumur sudah tercampur air laut, paket sembako, pakaian layak pakai, kebutuhan bayi dan balita, tenaga medis dan obat-obatan, seng atau alat bangunan dan alat penerangan atau perbaikan gardu tenaga surya.

Terkait kejadian alam ini, Pemda Mimika juga tidak tinggal diam. Pemda telah menyiapkan bahan makan dan beberapa kebutuhan untuk membantu warga yang mengalami dampak.

Kepala BPBD Mimika Yosias Lossu ketika dihubungi melalui telepon menyampaikan Pemda Mimika telah mendapatkan laporan tersebut dan tim akan segera bergerak menuju lokasi.

"Bantuan sudah kita siapkan, namum kita harus koordinasi terlebih dahulu dengan Kepala Distrik yang punya wilayah, sehingga kita bisa tahu pasti berapa banyak warga yang mengalami dampak dan kebutuhan urgent saat ini apa, sehingga bantuan yang kita siapkan tepat sasaran, jangan sampai kita bawa bantuan ini tapi yang dibutuhkan bukan itu, sehingga kita harus koordinasi terlebih dahulu dengan Kepala Distrik atau masyarakat setempat,"ungkapnya. (Shanty)

 

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top