Buat yang Mau Beriklan di Bilboard Pemda, Ini Biayanya

Benjamin Tandiseno

MIMIKA, BM

Pemda Mimika saat ini memiliki 10 billboard atau papan reklame yang tersebar di beberapa tempat di seputaran Kota Timika.

10 billboard ini terpasang di Jalan Yos Sudarso, samping Hotel Sawito, bandara baru dan lama, lapangan Timika Indah, kompleks Bank Papua, halaman Eme Neme dan beberapa tempat lainnya.

Ukuran tiap billboard milik pemda ini juga bervariasi dengan ukuran 3x6 meter, 4x6, 4x8, hingga 5x10 meter.

Keberadaan biilboard ini tidak hanya digunakan oleh pemerintah namun siapapun dapat melakukan pemasangan iklan atau sejenisnya di papan tersebut.

Hanya saja banyak warga belum mengerti apa saja persyaratan, besaran biaya dan durasi pemasangan iklan di papan reklame milik pemda.

Pengurusan pemasangan iklan di papan reklame Pemda Mimika dikelola oleh Dispenda Mimika.

Benjamin TandisenoKasubid Pemeriksa Pajak, Konsultasi Keberatan dan Banding Dispenda Mimika kepada BM mengatakan jika ada warga Mimika yang ingin memasang iklan, langsung saja mendatangi Kantor Bapenda.

"Kalau mau sewa papan billboard pemda, datang saja ke Bapenda. Daftarkan nama lengkap untuk kemudian dispenda akan proses. Untuk pembayaran disesuaikan dengan ukuran iklan yang mau dipasang dan durasi waktu pemasangan," ujarnya.

Biaya pemasangan iklan di papan reklame ukuran 5x10 meter Rp 4.279.688, ukuran 4x6 meter Rp 2.054.250 dan ukuran 3x6 meter biayanya Rp 1.540.688. Harga ini untuk durasi 1 bulan pemasangan.

"Tapi ada satu pengecualian untuk produk rokok dan minuman yang mau diiklan, ada tambahan lagi sebesar 25 persen biayanya. Sementara lainnya sesuai dengan harga yang sudah disebutkan. Dan sudah pasti iklan tidak akan kami izinkan jika kontennya berbau pornografi dan sara," jelasnya.

Dikatakan, pendapatan pemerintah daerah dari pajak reklame dalam setahun bisa mencapai miliaran rupiah.

Untuk 2021, hingga bulan Juni ini penerimaan pendapatan pajak reklame yang terdiri atas billboard, spanduk, banner, neon box, brosur, stiker dan lainnya sudah mencapai 51 persen.

"Target tahun ini Rp2,407 miliar, per data Juni ini kita sudah capai Rp1,235 miliar. Jadi pendapatan dari Bilboard dan lainya langsung terhitung dalam pajak reklame, langsung masuk ke rekening reklame," ungkapnya.

Tandiseno juga mengatakan bahwa selain papan reklame milik pemda, di seputaran Kota Timika juga terpampang billboard milik swasta. Hanya saja kepada BM, ia mengingatkan bahwa siapapun yang ingin membuat billboard maka wajib mengikuti aturan ini.

"Untuk pembangunan baru papan reklame untuk saat ini harus disesuaikan dengan master plan tata ruang. Harus dapat rekomendasi dari Dinas PU. Kalau ada yang mau bangun baru harus berhubugan dengan tata ruang untuk menentukan letak dan lokasinya. Tidak bisa lagi di bangun sesuka hati di sembarangan tempat, akhirnya menggangu keindahan kota," tegasnya. (Ronald)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

BST Tahap 14 dan 15 Baru Disalurkan untuk

Ekonomi dan Pembangunan 2021-07-30 13:50:27

Jika PPKM Berkepanjangan, Bapenda Berencana Lakukan Penghapusan Denda

Ekonomi dan Pembangunan 2021-07-28 01:01:08

Wabup John Rettob Tanggapi Pro Kontra Kartu Akses Pedagang Online

Ekonomi dan Pembangunan 2021-07-25 23:14:22

Jalan Tembusan Banti Aronaop Nilainya 70 Miliar Dari APBN

Ekonomi dan Pembangunan 2021-07-25 22:26:50

Jangan Khawatir, Hadapi Lockdown Bulog Tambah Stok Beras

Ekonomi dan Pembangunan 2021-07-22 14:09:27

Top