Belum Setahun, Penerimaan Bea Cukai Dipastikan Over Target

Pegawai Bea Cukai Amamapare Timika

MIMIKA, BM

Realisasi penerimaan Bea dan Cukai Amamapare, Timika per 18 Mei 2021 hampir melebihi target yakni telah mencapai 99,94 persen.

Walaupun belum sampai akhir tahun 2021 namun realisasi pendapatan bea dan cukai dari kegiatan pertambangan yang di dalamnya ada bea masuk dan bea keluar sebesar Rp974.916.214.818.

Namun, khusus kegiatan pertambangan yakni Bea Keluar sudah mencapai 107,58 persen. Artinya, sudah over target untuk penerimaan Bea Keluar.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Timika, I Made Aryana saat dihubungi Berita Mimika, Rabu (19/5) mengatakan, atas pencapaian realisasi penerimaan tahun ini, KPPBC Timika harus berbangga.

"Kita harus bangga dari sektor tambang, karena itu yang ada bea keluarnya, ada pemasukan untuk negara,” ujar Aryana.

Adapun realisasi yang dihasilkan adalah, Bea Keluar sebesar Rp929.698.151.818 atau setara 107,58 persen dan Bea Masuk sebesar Rp46.334.036.000 atau setara 41,75 persen.

Sementara untuk penerimaan lainnya yaitu Cukai sebesar Rp20.400.000 dan Pabean lainnya Rp169.872.000. Sehingga total penerimaan saat ini sebesar Rp 976.222.459.818.

"Namun ada restitusi sebesar Rp1.306.245.000. Untuk itu penerimaan setelah dikurangi restitusi sebesar Rp974.916.214.818. Dimana target penerimaan Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp975.538.931.502. Jadi penerimaan telah mencapai realisasi sebesar 99,94 persen dari target penerimaan tahun anggaran 2021 yang ditentukan sebesar Rp975.538.931.502,"  jelas Made.

Dikatakan, pihaknya sedang melakukan analisa serta evaluasi dan mitigasi terhadap lonjakan penerimaan ini sehingga perlu diantisipasi untuk mengajukan revisi target penerimaan ke Kanwil DJBC Khusus Papua.

Hal ini dilakukan karena dari sumber penerimaan Bea Keluar dan BM akan terus bertambah seiring kelancaran proses produksi tambang PT. Freeport Indonesia.

"Tahun ini juga ada penerimaan Cukai berasal dari penindakan terhadap Tempat Penjualan Eceran (TPE) yang tidak memenuhi perizinan," ungkapnya. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Pemda Mimika Datangkan 7,5 Ton Benih Jagung

Ekonomi dan Pembangunan 2021-06-21 01:30:29

Buat yang Mau Beriklan di Bilboard Pemda, Ini Biayanya

Ekonomi dan Pembangunan 2021-06-16 04:36:27

Dalam Waktu Dekat, Dilakukan Shadow Operation Bandara Mozes Kilangin

Ekonomi dan Pembangunan 2021-06-14 20:33:07

Pengajuan SKCK di Polsek Miru Didominasi Pencaker

Ekonomi dan Pembangunan 2021-06-14 00:56:50

Delapan Petani SP4 Sudah Nikmati Listrik untuk Kegiatan Produktif

Ekonomi dan Pembangunan 2021-06-14 00:39:22

Top