Disperindag Temukan Produk Kemasan Rusak dan Kadaluarsa di Toko Hidayah


Tim Disperindag saat sidak di Toko Hidayah

MIMIKA, BM

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika menemukan adanya prodak bumbu makanan kadaluwarsa dan prodak makanan yang kemasannya rusak saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) barang kadaluwarsa jelang Ramadhan 1442 H.

Sidak dilakukan di tiga swalayan terbesar di Kota Timika yakni, Diana Shopping Center di Jalan Budi Utomo, Gelael di Jalan Cenderawasih dan Toko Hidayah Jalan Yos Sudarso. 

Di Tokoh Hidayah, Kamis (8/4), tim Disperindag menemukan adanya produk bumbu makanan yang sudah kadaluarsa sehingga tim langsung meminta pihak toko langsung memusnahkannya.

Pemusnahan dilakukan dengan menuangkan isi kemasan ke dalam karton yang berisi sampah dan disaksikan langsung oleh pihak Disperindag. 

Kepala Bidang Metrologi Pengaduan Konsumen Disperindag Mimika, La Itam Gredenggo saat diwawancarai mengatakan, sidak hari kemarin dikhususkan untuk tiga swalayan tersebut dan akan menyasar ke lainnya hingga Senin (12/4) mendatang. 

"Kita jalan untuk memeriksa barang kadaluwarsa di pusat perbelanjaan maupun toko-toko. Sampai hari ini kita baru temukan dua kemasan bumbu dapur yang kadaluwarsa terselip di produk lainnya sehingga kita ambil dan langsung dimusnahkan. Kita juga temukan prodak sarden dan jagung kemasannya rusak,"tutur La Itam.  

Dikatakan, temuan ini bukan dilakukan karena disengaja oleh pemilik toko namun karena terselip diantara produk lainnya.

Oleh karena itu, diharapkan di bulan Ramadhan ini, Disperidag meminta pemilik toko atau penjual wajib memperhatikan barang yang mereka jual untuk masyarakat.

"Kita harap, dengan ditemukan produk kemasan yang sudah rusak dan kadaluwarsa ini pemilik toko dapat lebih mawas dan memperhatikan kondisi produk maupun masa kedaluwarsanya," ujarnya. 

Menurutnya, produk yang dimusnahkan hanya kemasannya yang rusak sementara masa kedaluwarsanya masih diatas bulan Oktober 2021.

"Kalau yang 2 kemasan lagi sudah kadaluwarsa di tahun lalu tetapi hanya 2 saja sedangkan yang Lain masa expirednya masih lama walau prodak sama," ujarnya.

Menurut La Itam, ini merupakan kegiatan rutin tahunan dan pertama kali dilakukan di 2021. Sebelumnya Disperindag juga telah memasang banner pengaduan di pusat perbelanjaan.

"Harapan kami, jika warga temukan ada barang yang rusak atau kadaluwarsa diperjualbelikan segera menghubungi dan kami akan langsung turun,"jelasnya. 

Selain pusat-pusat perbelanjaan yang berada di kota Timika, Disperindag juga akan melakukan hal yang sama ke pasar tradisional. Mereka juga akan mendatangi toko atau kios yang berada di sekitaran Jalan Budi Utomo. 

Kepala seksi Perlindungan Konsumen Adolf Waropea kepada BM menambahkan pemeriksaan ini merupakan agenda rutin Diseperindag, sesuai SOP dan sudah terjadwal. 

"Hari ini, ada dua bungkus bumbu dapur dan dua kaleng sarden tapi itu cuman kemasan yang rusak sehingga kita musnahkan di tempat. Sedangkan di Gelael dan Diana Shooping Center tidak ada temuan. Jadi, dua item ini yang terselip ditemukan di tempat produk itu,"katanya. 

Abdul Halik, Penanggungjawab Toko Hidayah mengatakan tim Disperindag rutin melakukan sidak seperti ini biasanya saat menjelang hari raya seperti Idul Fitri dan Natal.  

"Kami hampir setiap hari melakukan pengecekan baik mengecek tanggal kadaluwarsa maupum kemasan rusak tapi terkadang ada 1 atau 2 barang tertinggal dan hal itu  bukan disengaja. Tapi yang jelas dari toko ini hampir setiap harinya melakukan pengecekan terhadap barang-barang yang sudah hampir kadaluwarsa. Kalaupun ada ditemukan itu bukan berarti disengaja,"tegasnya. (Shanty

 


 

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top