Dinas Koperasi Mimika Terus Mendata dan Lakukan Pendampingan Pelaku UKM

Ida Wahyuni didampingi kabid dan kasie Dinas Koperasi saat memasarkan produk UKM di acara HLM

MIMIKA, BM

Secara data, Kabupaten Mimika saat ini memiliki 70 Usaha Kecil Menengah (UKM). 40 UKM merupakan binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sementara 30 lainnya merupakan binaan beberapa OPD Pemda Mimika.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika Ida Wahyuni kepada BeritaMimika Selasa (30/3) di Mozza usai giat High Level Meeting TPID Kabupaten Mimika mengatakan akan terus berupaya untuk mendata pelaku-pelaku UKM lainnya yang ada di Mimika.

“Kami terus berjalan bersama pelaku UKM dan dilakukan pendampingan mulai dari perijinan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) dengan segala persyaratannya, karena produk yang dipamerkan adalah legal dan sudah ada ijin PIRT untuk olahan makanan yang lebih dari tujuh hari,” tuturnya.

Lanjutnya, pendampingan juga dilakukan dengan pemberian pelatihan seperti membuat noken dan bantuan berupa dana.

“Nanti teman-teman juga akan koordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga konsumen yakin ini aman dikonsumsi. Terkait kehalalan produk, pengurusannya ke Kantor Agama Provinsi Papua jadi langsung kami daftarkan secara online,” jelasnya.

Ida Wahyuni mengatakan, Dinas Koperasi dan UMKM juga membantu pelaku UKM dalam memasarkan produk dan penguatan untuk meningkatkan kualiatas produknya seperti packing (kemasan-red) maupun sticker.

Pada giat High Level Meeting TPID Kabupaten Mimika yang digelar kemarin, Dinas Koperasi dan UMKM Mimika turut berpartisipasi dalam memasarkan produk UKM Timika.

“Produk ini adalah binaan dari dinas terkait yang melakukan binaan dalam pengolahan, salah satunya dinas pertanian seperti kopi, tepung sagu dan buah merah. Sementara dari Dinas Ketahanan Pangan ada sagu dan olahan dari Mangrove, serta dari Dinas Perikanan berupa ikan asin,” ungkapnya.

Ditambahkan Ida, menyongsong PON XX dan Pesparawi XIII, instansinya akan mengangkat produk-produk asli dari olahan masyarakat lokal seperti handycraft dan makanan snack.

“Kami mengajak untuk semua pelaku UKM ayo jangan malas ke Dinas Koperasi karena masyarakat tidak semua paham persyaratannya. Kami akan terus memberikan pendampingan dan penguatan,” tutupnya. (Elfrida)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Kepedulian Mimika untuk NTT Belum Selesai, Tiga Hari ATM Mimika Turun

Ekonomi dan Pembangunan 2021-04-18 07:30:48

80 Petugas PLN UP3 Timika Siagakan Listrik Selama Ramadhan dan Idul

Ekonomi dan Pembangunan 2021-04-15 08:17:08

Warga Kembali Berharap YPMAK Siapkan Lapangan Pekerjaan

Ekonomi dan Pembangunan 2021-04-14 17:30:17

Harga Cabai dan Daging Sapi Mahal di Awal Puasa

Ekonomi dan Pembangunan 2021-04-14 11:50:18

Toko Ini Terima Belanja Online, Baik Grosir Maupun Eceran

Ekonomi dan Pembangunan 2021-04-12 00:21:19

Top