Pesparawi XIII Sukses Digelar, Ketum Ucapkan Terimakasih Kepada Semua Pihak

Ketua Umum Pesparawi Johannes Rettob bersama Sekretaris I Nyoman Putu Arka saat memberikan keterangan pers kepada media di MSC usai penutupan Pesparawi XIII Se-Tanah Papua

MIMIKA, BM

Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII se-Tanah Papua yang berlangsung di Kabupaten Mimika telah sukses diselenggarakan.

Ketua Umum Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII se-Papua, John Rettob berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam suksesnya penyelenggaraan kegiatan Pesparawi ini.

"Pesparawi yang kita siapkan kurang lebih hampir 3 tahun ini sudah selesai, walau sempat tertunda 1 tahun tapi semua boleh terlaksana dengan sukses sekarang ini," ungkapnya.

Ketum Pesparawi yang juga Wakil Bupati Mimika, mengatakan pelaksanaan Pesparawi telah menghasilkan kualitas yang luar biasa. Paduan-paduan suara yang ditampilkan semuanya baik dan menghadirkan para juri yang memiliki kualifikasi standar nasional.

"Sehingga kami merasa senang dan puas. Saya mau ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu melaksanakan Pesparawi ini, terutama kepada panitia pelaksana yang terus menerus bekerja siang dan malam tanpa lelah, tanpa merasa pamrih. Ini yang luar biasa sekali. Saya ucapkan terima kasih banyak semuanya," ujarnya.

Menurutnya, makna Pesparawi XIII telah menjadi nyata yakni semakin memperdalam rasa toleransi, mempersatukan semua masyarakat Mimika dan menciptakan kedamaian untuk Indonesia.

"Jadi dari Mimika kita sudah buat dalam bentuk semua kegiatan yang kita lakukan. Keberagaman, nusantara, toleransi beragama, ini semua sudah coba kita lakukan dan kita tutup dengan acara yang termasuk baik. Semua kontingen merasa senang, mereka merasa terlayani dengan baik selama mereka disini, pemeriksaan kesehatan juga sudah kita lakukan dan lain-lain," tuturnya.

Ia juga berterimakasih kepada TNI-POLRI dan Satpol PP yang terus bersama mengamankan pelaksanaan Pesparawi ini dari awal sampai akhir hingga dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta bisa menghasilkan kualitas-kualitas penyanyi penyanyi Papua yang luar biasa.

Hasil dari pada ini, kata John yang mendapatkan champion semua akan mewakili Papua ke tingkat nasional di Jogja pada bulan Juni 2022 nanti. Mimika secara khusus akan mengirimkan paduan suara campuran.

"Sesudah Pesparawi ini kita tidak boleh diam, tetapi kemudian terus berlatih untuk pergi ke tingkat nasional, tetapi yang paling utama sebenarnya adalah mereka harus kembali ke daerahnya masing-masing dan memuliakan nama Tuhan di daerahnya," Katanya.

John Rettob memberikan apresiasi kepada semua kontingen dari 22 kabupaten kota di Mimika yang telah hadir. Secara khusus ia mengapresiasi pencapaian yang diraih Kabupaten Mamberamo Raya.

"Panitia beri penghargaan kepada mereka karena walau baru pertama kali mengikuti Pesparawi namin langsung dapatkan emas. Ini luar biasa. Dari enam kategori yang mereka ikuti 4 kategori mendapat emas," ujarnya.

Selain itu, Kabupaten Deiyai juga diberikan penghargaan karena mereka merupakan salah satu kontingen Pesparawi yang sangat tertib administrasi dan paling taat terhadap semua aturan yang disampaikan panitia sejak awal.

"Kabupaten Deiyai sangat tertib dalam lakukan pengisian data dan juga dapat satu emas di kategori paduan suara sehingga kami berikan penghargaan," kata John.

Panitia juga berikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten/kota di Papua yang terus aktif mendukung dan memotivasi kontingennya.

"Bupati Mamberamo Tengah, mulai dari awal hingga akhir dia terus mengikuti dan ketika ada kekurangan di kontingen, dia penuhi dan membantu panitia luar biasa. Dan ini kami berikan apresiasi untuk itu," ujarnya.

Tak lupa pada momen ini, Ketum John Rettob juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Mimika yang telah mendukung, memberikan motivasi, memberikan spirit dan telah menjadi tuan rumah yang baik selama pelaksanaan Pesparawi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada semua media di Timika yang selalu memberikan suport penuh penyelenggaraan Pesparawi XIII di Timika, sejak awal perencanaan hingga penutupan kegiatan.

"Terima kasih kepada semua media yang terus memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan Pesparawi. Ini terpublikasi luar biasa dan lebih hebat lagi karena kalian punya berita yang luar biasa ini maka kedepan Mimika akan disiapkan menjadi tuan rumah Pesparawi nasional yang ke XIV," ungkapnya.

"Saya juga minta maaf kepada seluruh warga Timika yang mungkin selama pelaksanaan Pesparawi kurang merasa nyaman. Kami mohon maaf. Tapi secara prinsip semua aman lancar dan sukses. Soal sukses dan lain-lain orang lain yang menilai, tapi kami rasa semua berjalan sukses," ungkapnya.

Sementara Sekretaris Umum Panitia Pesparawi XIII, I Nyoman Putu Arka mengatakan, personil kepanitian itu terdiri dari 12 panitia inti dan 20 bidang pendukung secara teknis. Kepanitian ini dibentuk dengan keberagaman umat beragama yakni Hindu, Islam, Katolik dan Buddha.

"Dengan keberagaman umat beragama ini menunjukkan bahwa Mimika sebagai barometer untuk kedamaian Indonesia boleh terwujud dengan keberagaman agama yang terlibat dalam pelaksanaan pesparawi," ucap Nyoman.

Ia mengakui panitia tidaklah sempurna dan memiliki banyak kekurangan namun semua memiliki komitmen yang kuat untuk mendukseskan kegiatan kerohanian ini.

Di samping itu, ia mengakui kepemimpinan dan komitmen yang selama ini ditunjukan oleh Ketua Umum John Rettob. Walau dengan keterbatasan yang ada dalam pendanaan dan situasi covid namun ia telah berhasil mengorganisir semuanya berjalan dengan baik sehingga Pesparawi di Mimika sukses dalam segalah hal.

"Ini merupakan komitmen yang luar biasa dari ketua umum. Untuk mewujudkan komitmen-komitmen itu tentu ada kerja keras. Bahkan, ketum juga memberikan dorongan dan motivasi hingga turun langsung ke lapangan memantau agar pelaksanaannya bisa terwujud," ungkapnya.

"Secara keseluruhan saya menilai Pesparawi ini sukses. Artinya apa yang kita rencanakan sudah kita jalankan. Dari mulai penjemputan, pembukaan hingga penutupan,  semua terlaksana dengan tertib, aman, lancar dan meriah," ujarnya.

Nyoman mengatakan, keseluruhan dari agenda panitia itu boleh dikatakan 98 persen sudah selesai, pasalnya masih ada beberapa kontingen di Mimika dan mereka akan menjadi tanggungan panitia hingga kembali ke daerah masing-masing.

"Kita langsung lakukan pembongkaran dan pembersihan untuk setiap venue terutama MSC agar suatu saat ketika kita mau pinjam lagi bisa dipercaya lagi untuk dipakai. Kalau sudah selesai kita tinggal menata administrasi apa yang kita lakukan, fasilitas-fasilitas yang kita miliki kemudian kita inventaris dan kita buat laporan," jelasnya.

Selain ketua umum, Nyoman juga mengucapkan terimkasih kepada seluruh panitia atas dukungan, komunikasi yang baik, bahu - membahu dan saling menjaga harmonisasi dan kebersamaan terutama dalam bekerja sebagai tim.

"Terima kasih juga kepada tim kesehatan yang telah membantu banyak sehingga persoalan-persoalan kesehatan masyarakat dapat terkendali walaupun di dalam pelaporan mulai dari datang sampai terakhir banyak yang mengalami penyakit Ispa, grafiknya lebih tinggi di atas 146 namun dapat ditangani dengan baik. Terimakasih juga kepada pihak keamanan dan dunia usaha yang telah memberi dukungan sepenuhnya terhadap penyelenggaraan Pesparawi XIII ini," ungkapnya. (Shanty)

Top