Bupati Mimika Lepas 120 Jemaah Haji, Tertua 90 Tahun dan Termuda 18 Tahun
Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong foto bersama jamaah haji
MIMIKA, BM
Bupati Mimika Johannes Rettob secara resmi melepas 120 jemaah calon haji asal Kabupaten Mimika resmi dilepas menuju embarkasi Makassar.
Pelepasan jemaah haji ini ditandai dengan penyematan syal dan penyerahan koper serta penyerahan bendera pataka merah putih serta bendera pataka Kementerian Haji dan Umrah kepada Petugas Haji Daerah (PHD) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIUH).
Kegiatan yang dilaksanakan di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (28/4/2026) ini mengusung Tema "Langkah Suci Menuju Baitullah, Mengharap Ridha Ilahi".
Adapun, jemaah tertua tahun ini adalah ST Habubah Latif Mangesa (90 tahun), sementara yang termuda, Riswandy Syarifudin (18 tahun).
Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan bahwa kesempatan yang diberikan kepada para calon jamaah haji pada tahun ini merupakan sebuah anugerah dan kehormatan yang luar biasa. Tidak semua umat Islam memperoleh kesempatan ini, sehingga patutlah bersyukur dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, saya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jamaah haji yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh keberkahan, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh,"kata Bupati JR.
Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Kementerian Haji terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji, baik dari sisi pembinaan, pelayanan, maupun perlindungan kepada jamaah. Hal ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga berpesan, agar jamaah haji menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah, mengikuti seluruh arahan dan bimbingan dari petugas haji, menjaga kekompakan dan kebersamaan antar sesama jamaah, tunjukkan sikap disiplin, tertib, dan saling tolong-menolong dan senantiasa menjaga nama baik daerah Kabupaten Mimika dan bangsa Indonesia.
"Manfaatkan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah, memperdalam keimanan, serta memperbaiki diri. Jadikan perjalanan haji ini sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan bertakwa," ujarnya.
Bupati berharap, 120 jamaah haji yang akan berangkat ini dapat kembali dengan selamat ke Kabupaten Mimika. Dan sepulangnya dari tanah suci, para jamaah haji ini dapat menjadi teladan di tengah masyarakat, membawa nilai-nilai keagamaan, memperkuat persatuan, serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, Muhammad Hilal mengatakan, penyelenggaraan haji tahun 1447 H / 2026 M ini mengusung komitmen besar: “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan.”
“Kami menyadari bahwa keberhasilan ibadah haji bukan hanya diukur dari lancarnya ritual, tetapi sejauhmana kita memberikan perlindungan dan kemudahan bagikelompok rentan,”tutur Hilal.
Hilal mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Mimika atas dukungan penuh baik swcara moril maupun materil, sehingga keberangkatan jamaah haji asal Mimika selalu mendapat perhatian istimewa.
"Kami juga berterimakasih kepada Dinas Kesehatan atas kebijakan bantuan biaya Pemeriksaan Kesehatan (Rikes) bagi para jemaah. Walaupun belum mencakup keseluruhan biaya (tidak full), bantuan ini sangat meringankan beban jemaah dan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung kesiapan fisik para calon haji,"ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PPIHD Kabupaten Mimika Syahruddin Syarkani menyampaikan, tahun ini, Kabupaten Mimika memberangkatkan sebanyak 120 Jemaah haji dan 3 Petugas dari Mimika 1 orang Sebagai PHD (Petugas Haji Daerah) Layanan Kesehatan, 1 orang Pembimbing Ibadah Kloter dan 1 orang Pembimbing KBIHU sehingga total keseluruhan 123 jemaah.
"Seluruh jemaah telah melalui proses administrasi, pemeriksaan kesehatan ketat, serta bimbingan manasik haji yang komprehensif guna memastikan kemandirian ibadah di tanah suci kelak," ujarnya.
Jemaah haji Kabupaten Mimika tahun 1447H akan diberangkatkan dalam dua gelombang dari Timika ke Embarkasi Makassar.
Gelombang pertama pada tgl 29 April 2026 yang akan dirangkai dengan Pawai Syiar. Pawai Haji star Halaman Eme Neme finish Bandara Mozes Kilangin.
Selanjutnya gelombang kedua akan diberangkatkan pada tgl 10 Mei 2026 langsung masuk Embarkasi Makassar (Asrama Haji) dan pada tgl 12 Mei 2026.
"Jemaah haji Kabupaten Mimika yang tergabung dalam Kloter UPG 29 akan diberangkatkan dari Embarkasi Makassar ke Mekkah," pungkaanya. (Shanty Sang)





























