Keerom Resmi Jadi Tuan Rumah Pesparawi XIV Tahun 2024

Ketua LPPD Provinsi Papua Elia Loupatty saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) penunjukan Kabupaten Keerom sebagai tuan rumah Pesparawi XIV kepada Bupati Keerom Piter Gusbager, di Hotel Horison Diana, Mimika, Papua, Jumat (5/11/2021)/ foto: Aji/Pesparawi XIII

MIMIKA, BM

Kabupaten Keerom terpilih menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIV tahun 2024.

Keerom terpilih menjadi tuan rumah setelah berhasil mendapatkan 39 suara dalam voting yang diikuti oleh 52 perwakilan (denominasi) gereja.

Keerom mengungguli tiga calon lain yakni Nabire, Kabupaten Jayapura dan Kepulauan Yapen dalam Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Daerah (LPPD) se-tanah Papua di Hotel Horison Diana, Jumat (5/11/2021).

Bupati Kabupaten Keerom Piter Gusbager yang hadir dalam Musda mengatakan, terpilihnya Keerom sebagai tuan rumah merupakan bentuk dukungan dari seluruh kabupaten di tanah Papua. 

"Terima kasih banyak kepada LPPD Provinsi Papua dan Papua Barat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua dan Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Mimika dan seluruh denominasi gereja yang sudah memilih kami," katanya.

Piter menjelaskan dengan terpilihnya Keerom, maka pihaknya akan langsung bekerja untuk melakukan persiapan.

"Catatan-catatan yang disampaikan dalam Musada berkaitan dengan Pesparawi ke XIII akan menjadi bahan evaluasi bagi kami kedepan, kita harus bisa lebih baik dan siap," ujarnya.

Usai ditunjuk, menurut rencana pihaknya akan mempersiapkan akomodasi, sarana dan prasarana penunjang, serta materi untuk pelaksanaan Pesparawi ke XIV.

"Saya mohon doa dan dukungan dari semua pihak, semoga kita bisa bertemu di Pesparawi XIV tahun 2024, kita Kabupaten Keerom juga akan berusaha siap untuk mensukseskan Pesparawi selanjutnya, selain itu juga memperbaiki prestasi (Kontingen) Keerom di Pesparawi ke XIII," ungkapnya.

Ia menambahkan terpilihnya Keerom bukan berarti kepentingan pihaknya saja yang menjadi hal paling utama, tetapi terpilihnya Keerom menjadi representasi dari semua pihak.

"Pesparawi 2024 dengan Keerom sebagai tuan rumah, bukan berarti representasi kita (Keerom) saja, tetapi semua pihak yang terlibat, dan juga representasi dari seluruh masyarakat Papua, Mari kita memuliakan Tuhan melalui Pesparawi," katanya.

Ditanya mengenai persiapan akomodasi Piter mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi seperti halnya yang dilakukan pada saat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

"Kita ini kan termasuk di wilayah aglomerasi Kabupaten/Kota Jayapura, pasti akan ada akomodasi yang beririsan, contohnya waktu pelaksanaan PON Cabor Voli Pantai kemarin kan di wilayah adat kami, tapi administrasinya milik pemerintah kota, itu sangat dekat sekali, ada penginapan dan akomodasi, jadi kita akan koordinasi dengan mereka untuk menunjang, jadi strategis, solusinya transportasi bis yang layak dan stand by," terangnya.

Piter juga mengungkapkan pihaknya menyiapkan dana Rp 10 Miliar untuk menyelenggarakan Pesparawi ke XIV tahun 2024 mendatang. 

"kita akan maksimalkan 10 Miliar, tergantung keperluan persiapan seperti apa, tahun depan kita kerja, menurut saya (10 Miliar) itu dalam tiga tahun cukup untuk menyiapkan segala sesuatunya,"ungkapnya.   (aji/etty/misba/pesparawiXIII)

Top