Jelang Tiga Kegiatan Besar di Mimika, FKUB Gelar Doa Berantai

Ketua FKUB Mimika, Ignatius Adii

MIMIKA, BM

Menjelang pelaksanaan tiga kegiatan besar di Kabupaten Mimika yakni Konferensi Kingmi, PON dan Pesparawi maka Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Mimika akan menggelar doa berantai.

Doa berantai yang merupakan doa bersama yang melibatkan tokoh lintas agama ini dilakukan untuk Mimika sukses, aman dan damai selama penyelenggaraan tiga kegiatan besar tersebut.

Ketua FKUB Mimika, Ignatius Adii ketika diwawancarai mengatakan, keberadaan covid-19 membatasi sekaligus menjadi alasan banyak orang untuk tidak beribadah.

"Orang hebohkan covid tapi tidak hebohkan penyakit lain termasuk ibadah. FKUB melihat hal ini tidak boleh berlarut lama, maka kita rapatkan agar dalam waktu dekat mungkin awal Juni atau Juli kami mau ibadah lintas agama, doa berantai dari 5 agama yang ada di Kabupaten Mimika," tutur Ignatius.

Guna mensukseskan kegiatan doa berantai, FKUB telah membentuk panitia kecil untuk mendesain rencana ini.

"Selain itu kita juga berdoa kondisi dan situasi yang terjadi di tanah Papua. Kita tetap menjaga toleransi umat beragama. Kami juga punya kewajiban untuk mendoakan agar kondisi, situasi di Indonesia termasuk Papua kondusif, aman dan damai," ujarnya.

Ketua FKUB juga mengajak semua pihak pada Juni nanti terlibat dalam giat ini dengan berdoa bersama dari tempat ibadah masing-masing. FKUB juga akan memberikan himbauan terkait hal ini.

"Semua harus saling mendukung dalam doa karena jika tidak andalkan Tuhan maka banyak hal tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya," ujarnya.

"Kita rencanakan kegiatan doa berantai dilaksanakan di Hotel 66. Masing-masing pembicara akan lakukan doa berantai 15 menit maksimal 20 menit berdoa. Dan pemda melaksanakan kegiatan, FKUB yang mengajak," ujarnya. (Shanty

Top