Masyarakat PT PAL I Minta Pemda Mimika Buatkan Rumah Permanen

Wabup John saat mengunjungi masyarakatnya di PT PAL

MIMIKA, BM

Akibat hujan terus menerus beberapa minggu terakhir ini membuat rumah warga di wilayah PT PAL I terendam banjir. Tidak hanya rumah, kebun hingga tempat ibadah juga terendam banjir.

Oleh sebab itu, masyarakat PT PAL I Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika meminta kepada Pemerintah untuk membuatkan rumah bagi mereka.

Akibat dari banjir tersebut membuat 300-an warga harus mengungsi dengan membuat tenda untuk berteduh karena rumah mereka terendam banjir.

Masyarakat PT PAL menyampaikan hal ini kepada Wakil Bupati Mimika Johanes Rettob saat Wabup John mengunjungi lokasi tersebut, Selasa (14/7), guna memberikan bantuan sembako dan melihat keadaan masyarakatnya.

Tokoh Pemuda setempat, Demianus Magai mewakili masyarakat PT PAL I kepada Wakil kepada Wabup John mengatakan kondisi ini selalu mereka alami di musim penghujan seperti saat ini.

"Kami minta kepada pemerintah supaya dibuatkan rumah permanen yang jauh dari sungai. Kami juga siapkan laporan yang akan kami serahkan langsung ke bapak wakil bupati supaya dapat ditindaklanjuti," tutur Demianus.

Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob langsung menerima laporan itu dan menyampaikan bahwa apa yang diserahkan akan ditampung untuk kemudian dibahas bersama dalam agenda pemerintahan.

"Ini kita tampung tapi tidak bisa langsung berikan jawaban. Sabar ya, nanti kita lihat untuk pembangunan wilayah ini ke depannya. Karena banjir ini terjadi hanya saat hujan. Kami pemerintah akan evaluasi keadaan ini," tutur Wabup John.

Wabup John meminta kepada warga yang rumahnya sudah tidak lagi terendam banjir agar kembali ke rumah masing-masing.

“Saat ini warga yang mengungsi mereka belum berani kembali ke rumah karena mereka takut ada banjir susulan. Saya datang ini untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan masyarakat. Kita lihat kebutuhan mereka terutama makan, minum dan tenda. Ini semua harus kita bantu karena merupakan tanggungjawab kami," ungkapnya kepada wartawan. (Shanty)

Top