Sebelum Melakukan Sosialisasi, Aparatur Pemerintah Harus Bebas Virus Corona

Pertemuan rencana sosialisasi pencegahan Covid-19

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika terus berupaya memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 dimulai dari wilayah kota hingga ke kampung-kampung.

Salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat yang akan melibatkan kepala kampung, Rt dan Rw dan kelurahan serta distrik.

Rencananya dalam waktu dekat mereka akan langsung terjun ke masyarakat masing-masing wilayah guna menyampaikan sosialisasi tersebut, terutama di kampung-kampung.

Rencana ini tertuang dalam pertemuan bersama membahas penanganan Covid-19 di Mimika yang dipimpin langsung oleh, Asisten I Setda Mimika Demianus Katiop didampingi Asisten III Nicolas Kuahaty dan Staf Ahli Bupati Cherly Lumenta dengan kepala-kepala distrik dan kelurahan, Jumat (17/4) di Mozza.

Cherly Lumenta dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa kepala distrik, kelurahan, kampung hingga Rt dan Rw merupakan garda terdepan menjelang pemberlakuan PSBB yang telah direncanakan pemerintah daerah.

Namun sebelum memberikan sosialisasi kepada masyarakat mereka harus dipastikan sehat dan bebas dari paparan virus corona terlebih dahulu.

"Oleh karena itu mereka ini harus lebih dulu ditest rapid test, jangan sampai mereka pergi ke kampung-kampung lalu membawa virus ke masyarakat," tutur Cherly.

Cherly menjelaskan, rapid test dilakukan bertujuan agar melindungi diri dan keluarga serta masyarakat yang akan didatangi. Dengan demikian maka aparat pemerintah harus sehat. (Shanty)

Top