Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Bupati Akan Renovasi Bangsal RSUD
Bupati dan wakil bupati saat melihat kesiapan RSUD
MIMIKA,BM
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika merupakan rumah sakit rujukan pasien Covid-19. Namun sayangnya kapasitas ruang isolasi di RSUD hanya ada 20. 15 ruangan sudah ditempati pasien Covid-19 dan kini hanya menyisakan 5 ruangan.
Selain RSUD, Shelter di SP II juga kapasitasnya tidak mencukupi. Daya tampung di shelter hanya untuk 80 orang. 1 kamar kapasitas untuk 4 orang namun hanya ada 28 kamar yang siap dihuni.
Melihat kondisi perkembangan penularan Covid-19 di Mimika yang terus melonjak naik maka dikhawatirkan tidak ada penampungan lagi bagi pasien Covid-19.
Menyikapi keadaan ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika mengambil langkah cepat yakni akan merenovasi seiumlah bangsal di RSUD Mimika guna mengantisipasi lonjakan pasien sehingga memadai untuk menampung pasien covid-19.
"Memang kapasitas kita di RSUD masih kurang sehingga kita harus tambahkan ruangan, tempat tidur dan kebutuhan lainnya. Kita punya bangsal-bangsal di RSUD cukup banyak jadi bisa direnovasi untuk kita pakai sementara," tutur Bupati Mimika Eltinus Omaleng,SE, MH saat diwawancarai di Hotel Grand Mozza, Kamis (16/4).
Kendati demikian, anggaran perbaikan renovasi bangsal tersebut sementara belum terakomodir. Namun Pemda Mimika akan bergerak cepat untuk merealisasikannya.
"Kami juga usahakan tempat yang pantas untuk kita tampung dimana. Ada beberapa tempat yang kami lihat tapi belum diskusi dengan yang punya, itu tugasnya tim kalau sudah dapat kita bisa tampung juga di tempat itu," imbuh Bupati Eltinus.
Senada dengan hal itu, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan RSUD menjadi salah satu tempat khusus untuk pasien Covid-19. Namun, untuk ke depan alternatifnya bisa menggunakan rumah sakit lain.
"Itu adalah salah satu alternatif yang akan digunakan tapi tentu pemerintah punya tanggungjawab untuk hal itu agar ada tempat untuk pasien covid-19. Yang paling penting jangan tambah yang positifnya, jadi masyarakat harus sadar social distancing dan ikuti imbauan pemerintah," ujar Wabup John. (Shanty)



