Penumpang KM Tatamailau Dari Merauke Tidak Diizinkan Injak Poumako

Pertemuan pencegahan corona dipimpin Bupati Omaleng

MIMIKA, BM

Instruksi Bupati Mimika Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan, Pengendalian dan Penangulangan Covid-19 mulai hari ini, Rabu (25/3) diberlakukan.

Poin kelima dalam instruksi ini menyebutkan bahwa pemerintah daerah melakukan penutupan penerbangan komersial dan perintis baik melalui Bandara Moses Kilangin maupun Pelabuhan Poumako.

Dengan demikian maka semua pelayaran datang dan masuk ditiadakan hingga 9 April nanti.

Hanya saja, pada Sabtu (28/3), Kapal Motor (KM) Tatamailau dari Merauke dijadwalkan akan singgah di Pelabuhan Pomako. Wartawan Mimika mempertanyakan sikap pemerintah terhadap jadwal pelayaran ini.

Menyikapinya, Bupati Mimika Eltinus Omaleng didampingi Wakilnya Johannes Rettob, Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding, Ketua DPRD Robby Omaleng dan Jubir Tim Gugus Tugas, Reynold Ubra, mengatakan bahwa Mimika akan memberlakukan pengawasan ketat.

“Kapal dari Merauke tapi orang-orang di atas kapal tetap di kapal. Tidak boleh turun injak Poumako karena kita tahu Merauke sudah ada virus ini. Jangan sampai gara-gara ini kita di Mimika terjangkit. Jadi akan dilakukan pengawasan ketat di sana,” ujarnya saat konferensi pers di Mozza.

Omaleng juga menegaskan bahwa sesuai instruksinya, pasar, mall, toko-toko dan ruko tempat usaha hanya beroperasi setengah hari yakni mulai pukul 06.00 Wit hingga 14.00 Wit. Sementara rumah makan dan warung beroperasi pukul 10.00 Wit sampai pukul 16.00 Wit.

“Yang wajib tutup full adalah tempat hiburan malam. Kita di Mimika belum ada positif virus ini sehingga pasar hingga rumah makan dan lainnya tetap dibuka setengah hari untuk melayani masyarakat. Tapi ingat, jangan ada yang makan di tempat, beli bungkus dan bawah pulang ke rumah. Satpol-PP harus kontrol ini,” tegasnya.

Sementara itu untuk distribusi layanan kebutuhan medis dan layanan lainnya, Pemda Mimika akan dibackup oleh pihak TNI dengan menggunakan pesawat hercules. (Ronald)

Top