Dampak Kejadian di Paro, 10 Pekerja Puskesmas di Yenggelo Selamatkan Diri

Pangdam 17 cendawasih Mayjen TNI, Muhammad Saleh saat memberikan keterangan terkait operasi penyelamatan kemanusian di Distrik Yenggelo, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan
MIMIKA, BM
Dampak kejadian di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan beberapa waktu lalu membuat 10 pekerja bangunan Puskesmas yang ada di Distrik Yenggelo memilih untuk menyelamatkan diri ke Distrik Alama.
Hal ini dilakukan ke 10 pekerja ini dikarenakan ada indikasi menjadi target dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.
Pangdam 17 cendawasih Mayjen TNI, Muhammad Saleh saat jumpa pers di Lanud Yohanis Kapiyau, Senin (20/02/2023) menyampaikan bahwa ke 10 pekerja saat ini sudah berhasil dievakuasi dari Alama menuju Timika dengan selamat.
"Kita lakukan evakuasi itu tadi pagi pukul 10.25 wit. Dan total yang kita selamatkan dalam melakukan evakuasi itu sebanyak 18 orang, diantaranya 10 pekerja bangunan ditambah 8 orang masyarakat Alama yang mau berobat di Timika,"ungkap Pangdam.
Dalam operasi misi penyelamatan kemanusian, kata Pangdam bahwa dilakukan secara standar operasional prosedur TNI, dimana melibatkan 1 boing sebagai survelen pengintai dan 1 heli bell sebagai air cover dan caracal sebagai alat pengangkut personil.
"Apa yang dilakukan oleh pa Atmin Gwijangge dengan beberapa pekerja bangunan ini adalah untuk menyelamatkan mereka dengan menjauhi Yenggelo.Jadi mereka ini berjalan kaki dari Yenggelo ke Alama selama 2 malam,"katanya.
Sementara ditempat yang sama, Atmin Gwijangge yang sekaligus sebagai kontraktor pekerjaan bangunan puskesmas di Yenggelo memberikan apresiasi kepada pihak TNI-Polri yang sudah merespon dan berhasil mengevakuasi ke Timika.
"Saya ucapkan terimakasih, ini semua berkat campur tangan Tuhan sehingga saya dan tukang-tukang lainnya sudah di Timika dan sudah menjalani pemeriksaan kesehatan," ucapnya. (Ignasius Istanto)






















