Hadirkan Guru Besar dan Dosen UGM, FKMN Gelar Seminar Hukum Bagi Pemuda dan Mahasiswa

Suasana kegiatan di hotel dan resto 66, Kamis (15/11)
MIMIKA, BM
Forum Komunikasi Masyarakat Ning Vatnim (FKMN) bersama Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Mimika gelar seminar hukum peran serta pemuda dan mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat.
Seminar hukum yang mendatangkan Duru besar dan Dosen Fakultas Hukum dari Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut dilaksanakan di Hotel dan Resto 66, Selasa (15/12). Kegiatan tersebut di buka oleh Plt Bupati Mimika yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Ir Ignatius Edi Santoso MM yang ditandai dengan pemukulan tifa.
Mewakili Plt Bupati Mimika Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Ir Ignatius Edi Santoso dalam sambutan pembukaan kegiatan mengatakan, Dengan dilakukannya seminar ini merupakan dorongan moral yang baik, sehingga bisa membuka wawasan yang baru yang belum pernah di dapat. Sehingga pemahaman hukum masyarakat semakin berkembang.
"Mudah-mudahan dengan didirikannya Universitas ilmi hukum bisa membuka wawasan masyarakat terkait hukum,"ungkapnya.
Ia menegaskan selaku pemerintah sangat mendukung apa pun kegiatan positif yang bisa membuka wawasan masyarakat, merkipun banyak kendala yang dihadapi.
"Memang untuk mengawali suatu hal yang baik itu sangat sulit. Tetapi pemerintah akan selalu siap mendukung, sehingga kedepan bisa berjalan dengan baik,"tegasnya.
Ketua FKMN Mimika Marvey Dangeubun dalam sambutannya mengatakan, Mahasiswa dengan intelektual yang tinggi dan pemuda dengan idealisme yang kuat memiliki peran penting bukan saja untuk dirinya sendiri, akan tetapi memiliki fungsi sosial yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa dan negara.
"Saya sangat yakin bahwa kecerdasan intelektual tidaklah cukup hanya dimiliki oleh pemuda maupun mahasiswa. Tetapi harus diimbangi dengan kondisi akhlak yang baik, sehingga akan tumbuh generasi bangsa yang berkualitas," tuturnya.
Menurutnya peran pemuda dan mahasiswa sebagai agen perubahan dalam masyarakat harus tetap berdiri digarda terdepan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.
Pemuda dan mahasiswa juga alat atau instrumen sosial. Khusus mahasiswa Fakultas Hukum pasti akan tetap mengingat pandangan tersebut.
"Peran penting lainnya adalah memastikan nilai-nilai kebaikan tetap terjaga dengan baik. Nilai kebaikan itu antara lain kejujuran, gotong royong, empati dan keadilan,"tuturnya.
Ia mengungkapkan melalui seminar ini sebagai momentum menyatukan persepsi dan meningkatkan pemahaman dari pemuda dan mahasiswa akan pentingnya kesadaran kepatuhan terhadap hukum.
"Sehingga dapat terwujud pemuda pemudi bangsa yang berwawasan kebangsaan, cerdas, kreatif, inovatif dan memiliki daya saing serta berakhlak mulia,"ungkapnya.
Kemudian Ketua STIH Mimika Maria Florida Kotorok SE MH.Kes dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari seminar tersebut dengan sasaran pemuda dan mahasiswa. Diharapkan dengan mengikuti seminar hukum ini memiliki wawasan yang luas dan mengerti, sebagai geneeasi yang memiliki tonggak pembangunan dapat mengambil peran dalam menjaga, dan meningkatkan kesadaran hukum ditengah-tengah masyarakat.
"Hukum sangat penting dan juga banyak hal yang menjadi pertimbangan kita. Sehingga mulai dari lingkup kita yaitu pemuda dan mahasiswa,"katanya.
Ia mengharapkan dengan mengikuti seminar tersebut bisa menambah wawasan bagi para pemuda dan mahasiswa, untuk berperan aktif.
"Semoga dapat membantu diri sendiri kemudian lingkungan disekitar dan masyarakat, itu harapan kami,"ungkapnya. (Red)






















