Pria Yang Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri Sudah Dimakamkan, Keluarga Sudah Relahkan

Suasana pemakaman di TPU SP1 terhadap korban yang nekat gantung diri
MIMIKA, BM
Seorang pria berinisial WIHS (28) yang nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantungkan diri di kenopi rumahnya Sabtu (23/7) pagi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya lorong Wanane kini sudah dimakamkan di TPU SP1.
"Korban sudah dimakamkan dan dari keluarga sendiri menerima musibah ini dan tidak mau permasalahkan," kata Kapolsek Mimika Baru melalui Kanit Bimas,Ipda I Made Ari saat ditemui di Kantor Polsek Mimika Baru.
Menurut mantan Kapolsek Poumako, korban mengakhiri hidupnya diduga ada masalah dalam rumah tangganya. Pasalnya hubungan keduanya mulai renggang sejak beberapa bulan yang lalu.
"Korban sama istrinya ini diketahui menikah di akhir bulan Januari karena dijodohkan, kemudian datang ke Timika bulan Februari. Mungkin ada masalah dalam rumah tangganya sehinga hubungan mereka mulai renggang. Istrinya sempat minta pulang tapi tidak direspon,"ungkap Made.
Lanjutnya,"Istri korban ini sudah pulang ke kampung halamannya (Jawa) dengan dibelikan tiket oleh keluarganya. Atas kejadian ini saya juga sudah coba hubungi dengan menelepon istrinya tapi tidak masuk,"ungkap I Made.
Sebelum ditemukan dengan posisi gantung diri, kata Kanit Bimas, korban masih sempat terlihat mondar mandir.
"Diketahui juga setelah istrinya pulang kampung, korban ini selalu berkata mau bunuh diri terus. Untuk kasus ini sudah dilakukan olah TKP dari tim inafis Polres Mimika,"katanya.(Ignas)






















