Pria Yang Gantung Diri Dalam Kamar Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan di Tubuh


Anggota kepolisian Mimika saat mendatangi lokasi ditemukan DR saat menggantung diri dalam kamar (Foto istimewa)

MIMIKA, BM

Berdasarkan hasil visum dari tim medis terhadap jenazah DR yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri pada Minggu (5/6) kemarin, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ditubuh.

"Hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Dan keluarga sampai sekarang tidak menuntut apapun atau dalam artian tidak curiga atas kematian DR," kata Kasat Reskrim Polres Mimika,Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar,Senin (6/6).

Kata Kasat, motif aksi bunuh diri ini belum diketahui namun pihaknya sudah melakukan olah TKP dan penyidikan.

"Kalau motifnya sendiri kita belum bisa memastikan, karena kita dari kepolisian tidak bisa mengetahui hal-hal diluar penyidikan tapi hasil penyidikan di TKP tidak ditemukan barang lain, hanya HP, KTP dan tali yang merekat di leher," jelasnya.

Diterangkan Berthu, DR ini pertama kali ditemukan oleh kakak iparnya (IL) di kamar kos di Gorong-gorong, Minggu (5/6) sekitar pukul 11.50 wit.

"Saksi sempat telepon DR berulang kali tapi tidak diangkat. Kemudian saksi datang untuk mengecek. Karena pintu kamar terkunci, saksipun mendobraknya dan mendapati DR yang sudah dalam kondisi tubuh terbujur kaku dengan posisi tergantung seutas tali,"terangnya.

Sebelum kejadian Minggu (5/6) kemarin, kata Berthu, berdasar keterangan saksi bawah DR pada Sabtu (4/6) ke kosnya dan menceritakan kalau dirinya sedang bertengkar dengan pacarnya.

"Saksi sempat berkata ko jangan pikir perempuan karena perempuan banyak. DR juga berkata ke kakak iparnya kalau dirinya juga tidak terlalu memikirkannya. Setelah itu DR masuk kamar dan saksi diminta DR untuk pergi ke rumah kakaknya di Serui Mekar,"ungkapnya. (Ignas)

Top