Oknum ASN Setubuhi Seorang Siswi di Panti Asuhan, Isteri Lapor Polisi

Pelaku AL saat diperiksa oleh penyidik Reskrim Polres Mimika

MIMIKA, BM

Kasus persetubuhan anak dibawah umur yang mana pelakunya adalah orang terdekat, kembali terjadi di Mimika.

Kali ini pelakunya (AL) adalah seorang oknum PNS di Mimika. Akibat perbuatan bejatnya, sang isteri (S) melaporkannya ke polisi.

Ia mengaku terpaksa melaporkan suaminya  karena tega melakukan perbuatan tersebut terhadap seorang penghuni Panti Asuhan yang masih berstatus pelajar berinisial A (13).

S sendiri merupakan pemilik salah satu Panti Asuhan yang berlokasi di Jalan Sopoyono, jalur 8, SP4.

"Kejadian itu terjadi tanggal 31 Maret pukul 02.00 wit dan dilaporkan pada tanggal 19 Mei kemarin," kata Kasat Reskrim Polres Mimika,Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar,Senin (23/5)

Diterangkan Berthu, kronologis kejadian  bermula ketika pelaku masuk ke kamar dan kemudian menutup mata korban dengan bantal.

Saat itu pelaku mengancam korban dengan mengatakan "kau diam, kalau tidak nanti saya bunuh". Karena takut, korban akhirnya menuruti keinginan pelaku.

Selesai melakukan persetubuhan terhadap korban, pelaku kembali berkata "jangan ko kasih tahu ke siapa-siapa".

"Pelaku melakukan perbuatan bejatnya  dengan mengancam. Korban tidak punya keberanian untuk melapor, namun karena trauma korban menceritakan ke pemilik panti asuhan sehingga pemiliknya melaporkan kasus ini ke polisi," terangnya.

Ketika membuat laporan polisi, selain ditemani pemilik panti asuhan korban juga ditemani orangtuanya.

"Orangtua korban memamg ada di Timika tapi sudah berpisah. Pelaku sudah kita amankan dan tetapkan sebagai tersangka. Perbuatannya melanggar pasal perlindungan anak, AL terancam minimal 5 tahun penjara maksimal 15 tahun penjara,"kata Berthu.

Terkait dengan keberadaan panti asuhan tersebut, menurut Berthu akan dilakukan pengecekan keabsahaan. Pasalnya secara legalitas harus terdaftar di Kementerian Sosial atau turunan di Dinas Sosial Kabupaten Mimika.

"Kami akan melakukan pengecekan keabsahan dari panti asuhan itu sendiri," ungkapnya. (Ignas)

Top