Pengurus BINFORA Mimika Dilantik Mananwir Eba Sub Byaki Melalui Prosesi Adat

Pengukuhan Ketua BINFORA Mimika, Richard Wakum oleh Ketua Kerukunan BINFORA seluruh dunia, Apolos Sroyer

MIMIKA, BM

Ketua Kerukunan Biak Numfor Raja Ampat (BINFORA), Richard Wakum bersama Badan Pengurus BINFORA Periode 2021-2025 dikukuhkan secara adat oleh Mananwir Eba Sub Byaki, Bapak Apolos Sroyer di sekretariat Jalan Jeruk, Jumat (17/9).

Proses pelantikan dan pengukuhan adat ini diawali dengan iring-iringan tarian wor yak yaker masyarakat BINFORA sambil mengantar Mananwir Sub Mimika, Richard Wakum ke tempat kegiatan menggunakan perahu.

Mananwir Eba Sub Byaki, Bapak Apolos Sroyer didampingi perwakilan Lemasko dan Lemasa, mengukuhkan Mananwir Sub Mimika, Richard Wakum dengan memakaikan topi adat serta menyerahkan tongkat dan parang sebagai simbol adat masyarakat BINFORA.

Pada momen ini, badan pengurus lainnya berdiri berjejeran di depan tamu undangan dan di bawah panggung sambil juga mengikuti prosesi tersebut.

Usai pengukuhan adat, dilakukan penandatangan berita acara penyerahaan kepemipinan dari Hengki Binur, Ketua BINFORA sebelumnya kepada Ketua BINFORA yang baru, Richard Wakum.

Setelah penandatanganan berita acara, dilakukan juga pelantikan tim perumus yang tugasnya merumuskan kebijakan yang nantinya menjadi pedoman badan pengurus baru BINFORA Periode 2021-2026 dalam bekerja.

Hengki Binur dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar BINFORA Mimika yang telah mendukung dan memberikan kepercayaan kepadanya selama 6 tahun menjadi ketua kerukunan.

"Terimakasih atas dukungan dan kepercayaan yang selama ini diberikan kepada kami. Saya tetap berkomitmen untuk berjalan bersama pengurus yang baru karena ini merupakan tanggungjawab kita bersama untuk menjaga babuser," ujarnya.

Binur mengingatkan pengurus yang baru bahwa di lembaga adat atau paguyuban berbeda dengan organisasi atau lembaga lainnya.

"Karena di paguyuban, kita kelayani orang yang tidak pernah muncul. Dia muncul ketika ada persoalan hidup. Orang datang ke kita ketika ada masalah sehingga bagaimanapun kita harus melayaninya dengan kasih. Pastikan bagian ini harus tetap berjalan karena pelayanan sesungguhnya ada di sini," ungkapnya.

Selama 6 tahun menjabat Ketua BINFORA, Binur mengatakan bahwa tidak sedikit persoalan yang telah mereka hadapi namun berkat campur tangan Tuhan, mereka dapat melewatinya.

"Kami bersyukur karena Tuhan menggerakan saudara saya Richard Wakum yang mau bersedia menjadi pemimpin bagi kita semua. Kita orang BINFORA banyak orang pintar namun hanya satu dua orang yang mau menerima tanggungjawab ini," ungkapnya.

Ia juga meminta semua masyarakat BINFORA di Mimika untuk mendukung badan pengurus yang baru.

"Kita semua jangan tinggalkan pengurus yang baru. Mari kita suport mereka secara penuh. Pengurus yang baru juga harus tetap menjaga hubungan yang baik dengan pemerintah daerah, TNI Polri, kerukunan lainnya terutama Lemasko dan Lemasa," harapnya.

Ketua BINFORA, Richard Wakum juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada semua yang telah mendukungnya untuk memimpin perahu ini (paguyuban-red).

"Terimakasih atas keprcayaan ini. Saya tidak bisa berjalan sendiri, saya berharap dukungan dari semua keluarga besar BINFORA," ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat BINFORA di Mimika agar menjaga dan membangun kebersamaan dengan semua pihak, terutama menghargai dan menghormati dua suku pemilik kabupaten ini.

"Kita semua datang ke Timika untuk cari hidup dan makan. Tolong kita sama-sama menghargai kedua suku besar Amunge dan Kamoro di kabupaten ini. Ini hal utama dan kita harus menjadi teladan bagi kedua suku ini. Mari kita semua bergandengan tangan mendayung perahu ini menuju hal-hal yang lebih baik," ungkapnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Michael R Gomar sebagai perwakilan pemerintah daerah. Gomar memberikan apresiasi karena belum sebulan terpilih, tepatnya pada tanggal 28 Agustus lalu, badan pengurus sudah dilantik.

"Kita semua tidak perlu meragukan lagi peran dan kontribusi keluarga besar BINFORA di Mimika. Sebelum kabupaten ini ada, orangtua dan tokoh-tokoh BINFORA sudah ada dan membuka daeah ini baik sebagai karyawan PTFI maupun pemerintah daerah," ujarnya.

Gomar mengatakan, Pemda Mimika sangat mengakui peran dan kontribusi warga BINFORA dalam membangun Mimika. Banyak peran yang sudah dilakukan untuk negeri ini.

"Kita juga sampaikan terimakasih kepada ketua dan badan pengurus yang lama yang sejauh ini telah melakukan hal yang baik bagi paguyuban maupun daerah ini. Hal baik ini harus dipertahankan dan dilanjutkan oleh pengurus yang baru. Dan terpenting, semua harus saling membantu kepengurusan yang baru ini untuk menjadi lebih baik," harapnya.

Gomar juga berpesan agar pengurus Paguyuban BINFORA dapat menyatukan seluruh masyarakat BINFORA di Mimika dan tetap menjalin kebersamaan yang baik dengan paguyuban lain termasuk pemerintah daerah.

"Ini tugas yang berat dipundak Ketua Kerukunan BINFORA, Richard Wakum. Ini memang berat tetapi ingat selalu bahwa bagi manusia mungkin berat tapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Saya yakin dengan kepemimpinan beliau, dan pengurus pasti BINFORA Mimika ke depan akan mencapai apa yang menjadi visi dan misi kerukunan ini," ujarnya.

"Kami juga sangat berharap dukungan, kerjasama BINFORA dengan pemerintah. Yang selama ini sudah berjalan, lebih ditingkatkan lagi. Jika ada masalah, marik kita selesikan secara bersama," harapnya.

Sebelum menutup sambutannya, Sekda Gomar juga meminta warga BINFORA untuk mendukung penyelenggaraan PON dan Pesparawi di Mimika, salah satunya dengan mau melakukan vaksin. (Ronald)

Top