Forum Anak Harus Menjadi Agent Of Change Dalam Pembangunan di Mimika

Foto bersama peserta sosialisasi dengan Wabup Mimika Johannes Rettob
MIMIKA, BM
Anak harus diberikan uang berpartisipasi dalam pembangunan. Mereka harus diarahkan agar mampu menjadi inspirator muda pelopor dan pelapor pemenuhan hak dan perlindungan khusus sebagai seorang anak.
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar sosialisasi tentang hal tersebut.
Sosialisasi dengan Tema Anak Sebagai Pelopor dan Pelapor ini digelar di hotel Grand Tembaga, Kamis (24/9.
Usai membuka kegiatan, Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob dalam sambutannya mengatakan hak anak adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negara.
"Para remaja saat ini berperan sebagai pelopor atau agen perubahan dan pelapor di lingkungan mereka. Pemerintah Indonesia memenuhi hak anak sebagai mana amanat konstitusi. Komitmen ini diperkuat dengan melibatkan peran anak-anak Indonesia yang tergabung dalam forum anak," kata Wabup John.
Menurutnya, remaja sebagai pelopor harus selalu terlibat aktif memanfaatkan waktu untuk kegiatan positif, bermanfaat dan menginspirasi banyak remaja sekitarnya.
"Para remaja yang tergabung dalam forum anak menjadi pelopor berarti menginspirasi sekaligus contoh teladan bagi remaja sekitarnya bahkan banyak orang agar berubah semakin baik," kata Wabup Jhon.
Sementara itu sebagai pelapor, para remaja harus aktif menyampaikan pendapat atau pandangan ketika mengalami, melihat atau merasakan tidak terpenuhinya hak dan perlindungan anak.
Ia mengatakan, forum anak merupakan mitra pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan anak-anak, menjadi wadah dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak yang dibentuk secara berjenjang mulai tingkat nasional hingga daerah.
Menurutnya forum anak sudah dibentuk sejak tahun 2017 sebagai wadah partisipasi anak dan media untuk mendengar serta menyuarakan aspirasi, pendapat juga harapan anak dalam proses pembangunan di Kabupaten Mimika.
Forum ini terdiri dari perwakilan anak dari sekolah menengah pertama dan Sekolah Menengah Atas di Mimika.
Wabup berharap, seiring dengan semakin berkembangnya forum anak di daerah maka sudah seharusnya peran forum anak sebagai pelopor dan pelapor menjadi 'agen of change' dalam pembangunan di Kabupaten Mimika.
"Saya berharap dengan adanya sosialisasi forum anak sebagai pelopor dan pelapor ini agar menjadi wadah atau tempat untuk mengatasi masalah atau meminimalisir permasalahan yang terjadi di lingkungan anak-anak dan remaja," harapnya.
Sementara Agustina Rahaded, ketua panitia giat ini, dalam laporannya mengatakan, maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam sebagai pelopor dan pelapor serta agen perubahan dalam pembangunan daerah.
"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih anak-anak agar mereka dapat memberikan partisipasi dan penyaluran informasi," ujarnya.
lanjutnya, narasumber untuk kegiatan ini berasal dari Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindingan Anak.
Sementara peserta kegiatan adalah OPD terkait, pengurus dan anggota forum anak Mimika yang merupakan perwakilan dari sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di Mimika. (Shanty)



