Sudah Bulan September, Masih Ada OPD Belum Selesaikan Pelelangan

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob 

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Johanes Rettob menyebutkan ternyata masih ada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika belum menyelesaikan pelelangan proyek kegiatan.

Hal tersebut dikatakannya saat memimpin apel pagi di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (14/9).

"Masih ada beberapa OPD baik yang di lingkup Pemda Mimika maupun di luar yang belum menyelesaikan pelelangan. Usahakan ini segera diselesaikan karena tinggal beberapa bulan lagi tahun anggaran berakhir,"tutur Wabup John.

Wabup mengatakan, rata-rata presentasi kegiatan belum mencapai 50 persen, jadi diharapkan PPTK pengguna anggaran agar segera merealissikan agar pembangunan di Mimika bisa terlihat.

Walaupun dihadapkan dengan situasi pandemi Covid-19 yang telah menghambat semuanya namun proses lelang kegiatan harusnya tetap berjalan. Terlebih lagi Mimika sudah berada pada fase Status Tanggap Darurat New Normal.

"Saya harap dalam beberapa hari kedepan OPD yang belum selesaikan lelang ini sudah bisa selesaikan agar presentasi kita di akhir tahun nanti juga baik,"tutur Wabup.

Ia mengingatkan tiap ASN baik pejabat eselon 2, 3, 4, staf dan honorer agar tetap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya terutama dalam melayani masyarakat.

Diakuinya, bahwa sebagian kegiatan yang ada di tahun ini lebih difokuskan pada fisik sarana dan prasarana, sehingga program pemberdayaan masyarakat masih kurang.

"Pemberdayaan masyarakat harus ada benang merah, misalnya kita targetkan kepada nelayan, tahun berikutnya dia harus menjadi pengusaha ikan. Begitu juga dengan sektor yang lain, seperti bidang peternakan diberikan babi. Ini target kita di masa Omtob sehingga merupakan tanggungjawab kita bersama untuk membina masyarakat menjadi sejahtera," kata Wabup.

Menurutnya, di masa pemerintahan Omtob, banyak hal masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tugas pemerintahan ini ke depan adalah menjadi fasilitator pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

"APBD kita besar, tertinggi di Papua, artinya masyarakat kita harus lebih baik, pembangunan kita harus lebih maju lagi,"ungkapnya. (Shanty)

Top