Bupati Mimika Resmi Buka Profiling ASN 2026
Foto bersama di sela kegiatan
MIMIKA, BM
Bupati Mimika, Johannes Rettob secara resmi membuka tes profiling ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika.
Profiling ASN yang digagas oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) dilaksanakan di aula BPKAD, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura, Nur Hasan.
Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura, Nur Hasan mengatakan, profiling ini kata lainnya ialah pemetaan terhadap potensial dan kinerja setiap ASN. Itulah yang akan menjadi salah satu data dokumen yang akan ada di manajemen talenta.
"Manajemen talenta itu sistem manajemen karir ASN melalui retensi, pemetaan, pengembangan dikembangkan ASN dan penempatan. Penempatan itu akan ditempatkan prioritaskan ke jabatan-jabatan yang mana tentunya berdasarkan tingkatan kinerja dan potensial," kata Nur.
Nur mengatakan, di undang-undang ASN nomor 20 tahun 2023 itu salah satu aspek manajemen ASN itu adalah manajemen talenta. Permenpan RB pun mengamanatkan itu.
"Jadi sederhananya ASN itu adalah menempatkan orang yang tepat maka harus profiling dulu untuk melihat potensialnya," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan kegiatan profiling ASN merupakan langkah strategis dalam membangun pondasi manajemen kepegawaian yang kuat, profesional, objektif, dan berbasis sistem merit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.
"Hari ini kita mulai meletakkan sebuah pondasi yang kokoh bagi kepegawaian kita di Kabupaten Mimika. Sesuai dengan visi dan misi kami semuanya berbicara tentang satu hal yaitu Bagaimana membangun birokrasi yang baik," ujar Bupati JR.
Menurutnya, penerapan manajemen kepegawaian berbasis sistem merit diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih stabil dan memberikan kepastian dalam pengembangan karir ASN terlepas dari adanya pergantian kepemimpinan daerah.
Katanya, penempatan ASN harus didasarkan pada proses, kompetensi, kinerja serta data yang objektif. Karena itu, profiling ASN menjadi momentum penting bagi setiap pegawai untuk mengenali dan meningkatkan kapasitas dirinya.
"Kegiatan ini merupakan kesempatan emas untuk meningkatkan nilai tersebut. Kalian harus berpacu agar posisi bisa naik setidaknya masuk ke tingkat 7, 8 bahkan 9 karena dalam sistem hanya mereka yang berada di tingkat 7, 8 dan 9 yang bisa kami pilih. Jika tidak demikian Saya tidak memiliki dasar untuk menentukan Siapa pejabat yang tepat," jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa upaya pembenahan manajemen kepegawaian di Kabupaten Mimika telah dimulai sejak tahun 2025 melalui kegiatan profiling dengan kuota 1000 peserta.
Ketua Panitia, Natalia Walalayo, menyampaikan bahwa kegiatan Profiling ASN 2026 dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat manajemen ASN berbasis sistem merit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Tujuannya untuk melakukan pemetaan kompetensi, kualifikasi, dan potensi ASN guna mendukung perencanaan karier, penataan jabatan, serta peningkatan efektivitas kinerja organisasi secara transparan dan akuntabel.
Adapun jumlah peserta Profiling ASN Tahun 2026 sebanyak 2.644 orang, yang terdiri atas 32 orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 140 orang Pejabat Administrator, 113 orang Pejabat Pengawas, 805 orang Pejabat Fungsional Kesehatan dan lainnya, 361 orang Pejabat Fungsional Guru jenjang Ahli Madya, serta 1.190 orang Jabatan Pelaksana/Fungsional Umum.
Kegiatan Profiling ASN 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Agustus 2026, dan dilaksanakan secara serentak di empat lokasi, yakni SMP Negeri 2 Mimika, SMP Negeri 11 Mimika, SMP YPPK Santo Bernardus Mimika, dan SMK Tunas Bangsa Mimika. (Shanty Sang)






















