Distrik Wania Gelar Pelatihan SIKS-NG dan Sosialisasi KWNIA

Para operator foto bersama nara sumber

MIMIKA, BM


Distrik Wania gelar pelatihan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) serta sosialisasi KAWENIA (KWNIA) kepada operator kampung dan kelurahan.

Hal ini dilaksanakan sebagai langkah pembenahan data kesejahteraan yang selama ini dinilai belum akurat dan berdampak pada salah sasaran bantuan.

Kegiatan diikuti oleh satu orang operator dari setiap kampung dan kelurahan, serta dua orang operator distrik, yang dipersiapkan sebagai pengelola data langsung di wilayah masing-masing.

Pelatihan SIKS-NG dibawakan oleh Hasriaty, SE praktisi yang berpengalaman dalam pendampingan dan pengelolaan data kesejahteraan sosial di Timika dan sejumlah kabupaten lain.

Sementara sosialisasi KAWENIA disampaikan oleh Agung Handy, yang menjelaskan fungsi KAWENIA sebagai kanal pendukung layanan dan pengendalian data di tingkat kampung, kelurahan, dan distrik.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masalah ketidakakuratan data penerima bantuan yang selama ini masih terjadi.

Di lapangan ditemukan sejumlah kasus penerima bantuan yang sebenarnya sudah tidak layak, seperti penerima yang telah meninggal dunia, maupun penerima yang secara ekonomi sudah memiliki rumah permanen dan kendaraan, namun masih tercatat sebagai penerima bantuan. Akibatnya, masyarakat yang seharusnya berhak justru tidak menerima bantuan, sehingga terjadi bantuan yang salah sasaran.

Masalah tersebut terlihat jelas pada pelaksanaan BLTS tahun 2025, khususnya pada tahap akhir penyaluran, di mana tercatat 205 penerima manfaat di wilayah distrik tidak melakukan pengambilan bantuan.

Kondisi ini menjadi indikator kuat bahwa data yang digunakan belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil masyarakat.

Berdasarkan situasi tersebut, Distrik Wania menilai perlu adanya perbaikan menyeluruh dari hulu, yakni dari proses pendataan.

Melalui pelatihan ini, pendataan dilakukan dari tingkat RT, diverifikasi langsung di lapangan, dilengkapi bukti faktual, kemudian dimasukkan oleh operator kampung dan kelurahan ke dalam sistem SIKS-NG, dengan KAWENIA sebagai kanal pendukung transparansi dan layanan.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi agar penyaluran bantuan ke depan, khususnya tahun 2026, benar-benar berbasis data yang terpercaya, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Distrik menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya ditunjukkan melalui niat baik, tetapi melalui kerja nyata membangun sistem data yang adil demi mendorong masyarakat keluar dari kemiskinan. (Red)

Top