Torehkan Sejarah, HARMONY Award 2025 Hadiah Terindah untuk Mimika di Akhir Tahun

Bupati Mimika Johannes Rettob saat diwawancara media di Jakarta usai pengumuman Kabupaten Mimika Juara 1 HARMONY Award

JAKARTA, BM

Menuju akhir tahun 2025, Kabupaten Mimika mendapatkan dua kado terindah dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kabupaten Mimika meraih peringkat pertama HARMONY Award 2025 ‘Kinerja Terbaik Pemerintah Daerah Tingkat Kabupaten’ unggul atas Kabupaten Cilacap di urutan kedua dan Malang di urutan ketiga.

Tidak hanya itu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Mimika juga mendapat peringkat kedua secara nasional sebagai ‘FKUB Inspiratif Tingkat Kabupaten’.

Dua penghargaan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi masyarakat Mimika namun menunjukan bahwa Mimika adalah salah satu daerah di republik ini yang memegang teguh nilai-nilai kebersamaan, toleransi dan persatuan.

Ajang HARMONY Award 2025 ini diikuti oleh 328 pemerintah kabupaten kota di Indonesia sementara penghargaan untuk FKUB diikuti oleh 400-an FKUB se-Indoensia.

HARMONY Award 2025 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Double Tree, Kemayoran, Jakarta, pada (28/11/2025) dihadiri Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Dalam Negeri serta Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Kamaruddin Amin, M.A.

Usai menerima penghargaan ini, Bupati Mimika Johannes Rettob kepada media di Jakarta Sabtu (29/11/2025) mengatakan penghargaan tersebut menjadi momentum penting bagi Mimika, sebagai daerah yang selama ini telah dikenal sebagai miniatur keberagaman Indonesia.

“Perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa di Mimika justru menjadi fondasi kuat untuk membangun daerah. Dengan dasar harmoni ini, saya melihat ada kekuatan besar untuk meramu pembangunan Mimika secara keseluruhan,” ungkapnya.

Penghargaan HARMONY Award yang diterima Pemda Mimika dan FKUB Mimika, menurut Bupati John merupakan kado indah di akhir tahun untuk masyarakat Mimika dan Papua Tengah.

JR sapaan akrab Bupati Mimika ini kemudian mengungkapkan, penghargaan ini semakin memacu pemerintahannya untuk terus mensinergikan program pembangunan yang merata dari kampung ke kota, dengan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan utama.

Ia menegaskan bahwa semangat Eme Neme Yauware melalui slogan “Mimika Rumah Kita” akan terus diperkuat sebagai pedoman hidup bersama bagi masyarakat Mimika.

“Slogan ini simbol bahwa semua warga Mimika memiliki rumah yang sama, tanpa memandang latar belakang apapun,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Bupati Johannes berencana membangun Tugu Harmony di Mimika.

“Tugu ini akan menjadi pengingat bagi kita semua agar bangun, bangkit, dan bergerak bersama membangun Kabupaten Mimika bersama FKUB,” ujarnya.

Perlu diketahui, ada beberapa Indikator penilaian yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sehingga Mimika layak dan terpilih mendapat juara pertama HARMONY Award 2025

Indikator tersebut adalah indeks moderasi beragama yang tinggi, dukungan pemerintah daerah yang produktif dan konsisten, kemampuan menyelesaikan potensi konflik secara damai dan adanya ruang publik yang inklusif dan aman bagi semua golongan.

Selain itu, kolaborasi aktif tokoh agama, adat, dan komunitas lokal serta pelayanan rumah ibadah yang berkeadilan dan setara.

HARMONY Award 2025 yang diberikan kepada Kabupaten Mimika sebagai peringkat pertama menunjukan bahwa negeri dua suku besar Amungme dan Kamoro ini merupakan daerah yang menjadi teladan secara nasional dalam merawat harmoni sosial dan keberagaman budaya. (Ronald Renwarin)

Top