Disparbudpora Gali Potensi Bakat Menyanyi Pemuda Terbaik di Mimika Untuk Ikut Even Nasional
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Evert Hindom, Kepala Disparbudpora Elisabeth Cenawatin dan para peserta foto bersama
MIMIKA, BM
Guna untuk menyaring atau menyeleksi pemuda pemudi yang ada di Kabupaten Mimika khususnya di bidang olah vokal atau menyanyi, maka Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga (Disparbudpora) menggelar Workshop Pop Singer Pemuda Pelajar.
Workshop dilaksanakan selama dua hari sejak Jumat (4/7/2025) hingga Sabtu (5/7/2025) di Hotel Horison Ultima dan dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Hindom.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Hindom dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia (sdm) khususnya di kalangan generasi muda.
Pemuda adalah aset masa depan daerah dan bangsa maka dari itu, potensi mereka harus terus diasah, diarahkan, dan diberdayakan secara tepat dan terukur.
Workshop Pop Singer ini bukan sekadar pelatihan menyanyi, melainkan juga menjadi ruang ekspresi diri dan pengembangan karakter bagi para pemuda-pemudi berbakat di bidang musik, khususnya musik pop.
"Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat meningkatkan kualitas vokal, memperkuat rasa percaya diri, serta memahami pentingnya profesionalisme, kerja keras, dan etika bermusik," kata Evert.
Evert menambahkan di balik penampilan yang memukau dan suara yang merdu, terdapat proses panjang yang harus dilalui. Mulai dari latihan yang konsisten, kesabaran dalam membentuk teknik, hingga mental yang kuat untuk tampil di hadapan publik.
Semua itu membutuhkan dedikasi dan semangat pantang menyerah.
"Saya harap bahwa kegiatan ini tidak boleh berhenti. Setelah workshop ini selesai akan muncul langkah-langkah lanjutnya lagi," harapnya.
Sementara itu Kepala Disparbudpora Mimika, Elisabeth Cenawatin dalam kesempatan tersebut menuturkan output dari workshop ini akan terpilih pemuda terbaik yang nantinya akan dipersiapkan pada ajang atau even nasional kedepan yang sering diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga yakni Pegang Kreatifitas Pemuda Indonesia.
"Kegiatan ini sangat positif untuk muda mudi yang usia 16 sampai 22, karena usia tersebut sudah termasuk dalam kategori pemuda," kata Elisabeth.
Elisabeth menjelaskan peserta berasal dari 22 atau 23 sekolah SMA/SMK yang ada di Mimika. Yang mana setiap sekolah akan mengutus 2 orang yang mempunyai minat atau bakat akan olah vokal.
"Inti dari kegiatan ini yaitu bagaimana kita mengembangkan potensi mereka dalam bidang bernyanyi atau mengolah vokal suara,"ujarnya.
Pasalnya, banyak anak muda sekarang lebih banyak ke musik, sehinga sayang sekali jika potensi atau bakat minat yang dimiliki tidak dikembangkan.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah melihat hal itu sehingga membuat salah satu workshop untuk bagaimana anak-anak ini dapat dikembangkan bakat minat menyanyi.
"Ini bukan cuma di sini saja tapi nanti mereka akan dipilih untuk diikutkan pada even Se-Indonesia di Jakarta," ungkapnya. (Shanty Sang)



