Anak-anak TK Kartika VI-31 Diberikan Obat Dan Pemahaman Tentang Kaki Gajah

Para siswa TK Kartika VI-13 didampingi orangtua saat menerima obat dari perawat kesehatan
MIMIKA, BM
Filariasis atau penyakit kaki gajah merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filarial dan ditularkan melalui gigitan nyamuk.
Guna melakukan pencegahan, Puskesmas Pasar Sentral melaksanakan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis dengan menyasar ke sekolah-sekolah salah satunya TK Kartika VI-31.
Kegiatan dilaksanakan di sekolah TK Kartika VI-31 Rabu (2/11/2022) dan diikuti oleh para siswa, guru, kepala sekolah beserta para orang tua.
Sebelum pemberian obat, mereka terlebih dahulu diberikan pemahaman apa itu penyakit kaki gajah oleh pemateri dari Puskesmas Pasar Sentral Sertirus Diani dan Nur Cahya Sianipar.
“Filariasis adalah penyakit menahun yang disebabkan oleh cacing filaria, seperti benang. Cacing ini berkembang banyak didalam tubuh sehingga menyebabkan kaki dan tangan besar. Dia hidup didalam darah selama empat sampai enam tahun,” kata Sertirus Diani.
Lanjutnya, penularan bisa melalui gigitan nyamuk, dimana nyamuk membawa cacing masuk ke orang yang berbadan sehat, akan tetapi tidak langsung dapat diketahui gejalanya karena dia hidup dalam jangka waktu empat sampai enam tahun baru gejalanya muncul.
“Oleh karena itu pemerintah menganjurkan kita mencegah dengan minum obat supaya parasitnya semua mati. Obat yang diberikan berupa obat cacing dan obat filariasis,” ucapnya.
Selain itu juga pencegahan bisa dilakukan dengan memberantas nyamuk seperti tidur gunakan kelambu, pakai obat nyamuk, membasmi sarang nyamuk dengan membersihkan penampungan air sehingga jentik nyamuk tidak bisa hidup disana.
“Nah, supaya tidak cacingan harus cuci tangan dengan sabun. Karena di kuku, kita tidak tahu ada telur cacing atau tidak, kalau tidak cuci tangan pakai sabun, bisa ke makan bersamaan dengan makanan. Gizi tidak terserap karena cacing yang makan,” jelasnya.
Sementara itu Nur Cahya Sianipar menambahkan cara meminum obat pencegahan filariasis sebaiknya diminum pada malam hari sesudah makan karena efek samping yang ditimbulkan yakni mual, pusing atau mengantuk.
“Anak yang berumur dua sampai sepuluh tahun yang berbadan sehat boleh minum. Kalau ibu hamil, ibu menyusui, peminum obat jangka panjang, hipertensi tidak dianjurkan minum ya,” imbuhnya.
Kegiatan ini disambut baik oleh Kepala Sekolah TK Kartika VI-31, Juahira.
Menurutnya, dengan kegiatan ini anak-anak jadi mengenal apa itu penyakit kaki gajah dan pencegahannya.
“Disini ada 80 murid dan setiap tahun kita adakan kegiatan seperti ini selalu ada dan juga pemberian vitamin A untuk anak-anak sehat dua kali dalam setahun setiap enam bulan. Harapan kami semoga anak-anak tidak takut minum obat ini untuk upaya mencegah kaki gajah, sehingga anak-anak bisa tumbuh sehat,” harapnya. (Elfrida Sijabat)



