55 Siswa SMAN 1 Mimika Dan 37 Siswa SMP Santa Maria Ikut ANBK

Kepala Sekolah SMP Santa Maria Lastiar P. Sagala

MIMIKA, BM

Guna meningkatkan mutu sekolah maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah secara resmi menerapkan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2022.

Tiga instrumen yang menjadi penilaian dari ANBK yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid serta Survei Lingkungan Belajar.

Berdasarkan jadwal ANBK masing-masing jenjang sekolah, untuk SMA dilaksanakan pada bulan Agustus hingga September. SMP di bulan September sementara SD pada bulan Oktober.

BeritaMimika berkesempatan mengunjungi dua sekolah untuk melihat sejauh mana pelaksanaan ANBK di Mimika yakni SMAN 1 Mimika dan SMP Santa Maria Mimika.

Kedua sekolah ini telah mengikuti ANBK sesuai jadwal dan kini tinggal menunggu hasil penilaian rapor mutu dari pemerintah pusat.

Ditemui di ruang kerjanya Selasa (27/9) Kepala Sekolah SMAN 1 Mimika Matheus Mamo mengatakan ia mengusulkan siswa yang mengikuti ANBK adalah Kelas XI dengan jumlah peserta sebanyak 55 orang.

“Itu diambil sample. Kita usulkan 55 siswa tetapi pemerintah pusat yang menentukan siswa mana yang boleh ikut. Jadi, bukan hanya siswa yang berprestasi saja tetapi diacak," jelasnya.

"Nanti siswa ikut survey lingkungan belajar karena mereka yang merasakan apakah lingkungan belajar saya sudah baik atau belum, disitu yang berpengaruh terhadap penilaian sekolah,” tuturnya.

Lanjutnya, pada tahap simulasi yang ikut adalah perwakilan saja jadi setiap ruang hanya berisi satu siswa dengan proktor.

“Selanjutnya pada gladi bersih diikuti oleh semua peserta, proktor dan teknisi. Kemudian hari H itu dilaksanakan dua hari. Kalau nilai nanti dikirim ke sekolah dalam bentuk rapor mutu. Jadi individu tidak bisa akses,” jelasnya.

Dikatakan para siswa dalam ANBK juga mengerjakan soal literasi, kemampuan memahami bacaan dan numerasi.

“Survey lingkungan belajar ini juga semua guru harus isi artinya berhubungan dengan manajemen sekolah. Kepala sekolah juga ikut. Jadi semuanya ikut. Kami sudah selesai melaksanakan ANBK sesuai jadwal,” tandasnya.

Sementara itu di jenjang SMP tepatnya di SMP Santa Maria Mimika, sekolah ini mengikutsertakan 37 siswanya untuk ikut dalam ANBK.

Ditemui diruang kerjanya Rabu (28/9) Kepala Sekolah SMP Santa Maria Lastiar P. Sagala mengatakan mulai dari kegiatan singkronisasi, gladi bersih hingga pada pelaksanaan ANBK seluruh kegiatan dimulai pada tanggal 9 hingga 22 September 2022.

“Penilaiannya akan singkron di rapor sekolah. Progressnya bukan ke siswa tetapi penilaian ke sekolah yang ada di Mimika khususnya SMP Santa Maria. Rapor mutunya keluar satu kali di bulan Desember nanti,” terangnya.

Ia menuturkan penilaian dilakukan oleh pemerintah pusat untuk meninjau kekurangan masing-masing sekolah yang dinilai berdasarkan warna seperti biru, hijau, kuning atau merah. Jika dapat rapor merah maka akan dilakukan perbaikan.

“Jadi bukan hanya dari siswa atau guru saja tetapi peran dari sarana prasarana (sarpras) juga semua di dalam rapor akan terdeteksi. Setelah keluar penilaian akan ada evaluasi dari tiap-tiap sekolah. Rapor mutu akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk sekolah supaya di tahun berikutnya meningkat,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa ANBK tidak sama dengan UNBK. Karena ANBK penilaian lebih difokuskan kepada sekolah dan bukan kepada siswa.

Dalam berjalannya ANBK, pada saat pelaksanaan diawasi oleh pengawas silang dari sekolah lain yang memantau.

“Tahun ini semua siswa SMP ikut disini ada 37 dibagi dua sesi. Kami menggunakan laptop dari siswa dan bantuan laptop serta server sekolah. ANBK bisa berjalan kemarin juga karena bantuan orang tua mereka sangat mendukung. Luar biasa para orang tua,” ungkapnya.

“ANBK ini menjadi bahan cerminan. Saya berharap bahwa rapor sekolah kedepan lebih baik lagi dan ada peningkatan setiap tahunnya. ANBK Ini sangat berguna sekali,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Top