Mengenal Yoshua Medula, Pemain Asal Timika yang akan Dibawa ke Timnas Perbasi

Yoshua Mendula, Pemain Junggle Boys

MIMIKA, BM

Indonesia Basketball Festival (IBF) menampilkan anak-anak muda yang berbakat dibidangnya, salah satunya adalah anak Timika berbakat yang memperkuat tim Jungle Boys dengan nomor punggung 6 bernama Yoshua Medula (21).

Kehadirannya mengundang perhatian dari Ketua Umum Perbasi Pusat Danny Kosasih yang menyaksikan secara langsung ia berlaga di IBF.

Bahkan, Danny Kosasih berujar ingin membawa Medula ke Jakarta untuk dibina disana.

"Ada berapa anak yang bisa dilihat tapi ada satu (Yoshua) akan kita bawa ke tim nasional. Kita doakan saja sampai terakhir pertandingan dia tetap konsisten. Dia sangat bagus sekali dan harus dibibit di tim nasional," ungkapnya kepada BM di hari ke-3 penyelenggaraan IBF di MSC.

Menanggapi hal tersebut kepada BeritaMimika Sabtu (8/1) Yoshua Medula sebelumnya mengatakan suatu kehormatan apabila ia dipanggil untuk bergabung dengan tim nasional karena itupun merupakan cita-cita anak basket di seluruh Indonesia.

“Siapa yang tidak mau main di timnas, itu merupakan suatu kehormatan. Waktu tahun 2017 saya sempat dipanggil untuk ikut seleksi saat itu ada even di Cirebon, klub saya juara 1 tingkat nasional dan kami langsung dikasih lima slot. Kebetulan saya main tetapi karena berdekatan dengan ujian nasional sehingga sekolah tidak kasih ijin,” kenangnya.

Medula mengatakan ketertarikannya akan olahraga basket tidak lepas dari peran kakaknya yang selalu mengajaknya bermain sedari kecil.

“Di sekolah SD YPJ Kuala Kencana ada bangun lapangan basket waktu itu, saya langsung mulai tertarik dan di SMP YPJ Kuala Kencana saya mulai main. Lanjut ke SMA saya pindah ke Yogjakarta. Saya pernah main di kejurnas dan kejurda sampai pada ajang pertandingan antar klub tingkat nasional tim kami menjadi champion,” lanjutnya.

Medula saat ini masih menjadi mahasiswa di salah satu universitas di Yogjakarta dan mengikuti kuliah secara daring.

Ketika liburan ia kembali ke Timika tempat ia lahir dan dibesarkan. Kemudian ada even IBF ia diajak langsung oleh pelatih Ahmad Sofyan untuk bergabung memperkuat Jungleboys.

“Saya senang dengan tim ini karena memang sedari kecil sudah kenal mereka. Melalui basket saya bisa dapat teman baru, bisa berkunjung ke tempat yang belum pernah saya kunjungi, memanage waktu, berlatih disiplin dan makan teratur,” ucapnya.

Putra kelahiran Timika, 13 Juni 2000 ini merupakan anak dari pasangan Adolf Madelu dan ibu Dorci Katosoa. Ia berharap kelak dapat membela Papua di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Momen saat menjadi champion se-nasional di klub Mataram adalah saat yang membanggakan untuk saya, selain ikut kejurnas dan kejurda. Sejak PON kemarin Timika sebagai tuan rumah sudah mulai ramai euforia basket. Jadi, untuk adik-adik tetap semangat mengembangkan basket di Timika, sudah ada rekan-rekan saya yang tembus IBL jadi kalian pasti bisa,” ujarnya menyemangati.

Partai Final IBF, Partai Balas Dendam

Sementara itu, pada Selasa (11/1) sore di MSC akan mempertemukan final IBF antara tuan rumah Jungleboys melawan tim tamu asal Kota Sorong, Wofle Sorong.

Keduanya berhasil masuk ke babak final setelah pada Senin (10/1) kemarin, kedua tim unggulan ini mampu mengalahkan lawan mereka. Jungle Boys berhasil mengalahkan Zetro 48-32 dan Wofle Sorong menang 69-27 atas Greenhouse.

Babak final sore nanti merupakan laga balas dendam karena pada penyisihan sebelumnya, Wofle Sorong berhasil menaklukan Jungle Boys.

Pelatih Wofle Sorong sebelumnya juga mengatakan bahwa visi mereka tampil di IBF 2022 di Kota Timika adalah menjadi juara dan mengharumkan Kota Sorong di kompetisi ini. (Elfrida/Red

 

Top