Panjat Tebing PON XX Papua Berakhir! Maaf Jika Pelayanan Mimika Tidak Sempurna


Usai mengalungkan medali, Ketua Pengprov FPTI Papua, Caesar Avianto Tunya menutup seluruh rangkaian pertandingan cabang olahraga panjat tebing di PON XX Papua. (Foto:HumasPPM/Jefri Manehat)

MIMIKA, BM

Pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yang digelar selama 12 hari sejak 27 September dan diikuti oleh 27 kontingen dari 27 provinsi telah berakhir.

Penutupan seluruh rangkaian pertandingan dilakukan oleh Caesar Avianto Tunya, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Papua, di venue Panjat Tebing, Jalan SP2 Poros SP5, Jumat (8/10/2021).

Pada hari terakhir pelaksanaan dipertandingkan dua nomor, yaitu speed relay dan combine dari total 16 nomor dan 16 medali yang diperebutkan dari cabor ini.

Caesar Avianto Tunya, Ketua Pengurus Provinsi FPTI Papua yang juga Sekretaris Umum PB PON XX Papua Sub Mimika mengapresiasi keikutsertaan seluruh kontingen, sekaligus menyampaikan terima kasih.

"Saat ini panjat tebing merupakan salah satu Cabor yang menjadi perhatian pemerintah, dan ini merupakan hadiah terbesar dari pemerintah," ungkap Caesar.

Ia berharap atlet-atlet yang berprestasi di PON XX Papua tidak berakhir setelah ini, tapi terus berprestasi pada event lain hingga olimpiade mendatang.

"PON XX Papua ini jadi batu loncatan untuk berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional," tambahnya.

Di kesempatan ini, Caesar juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kontingen atas pelayanan yang tidak sempurna selama pertandingan.

Sementara, Yenny Wahid, Ketua FPTI Pusat dalam sambutannya secara virtual, mengapresiasi para atlet yang telah menyelesaikan pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas.

"Saya ucapkan selamat kepada atlet panjat tebing yang berprestasi dan berhasil meraih medali emas di PON XX Papua," tandasnya.

Adapun hasil pertandingan Cabor Panjat Tebing PON XX Papua 2021, Jawa Timur keluar sebagai juara umum dengan mengoleksi 6 medali emas, 5 perak dan 3 medali perunggu.

Tuan rumah Papua berada di posisi kedua dengan koleksi 3 medali emas, 1 perak dan 1 medali perunggu.

Tim Jawa Tengah berada di posisi ketiga setelah mengumpulkan 2 medali emas, 1 perak dan 3 medali perunggu. Diikuti Nusa Tenggara Barat (NTB) 2 medali emas dan 1 medali perak.

Selanjutnya ada Jawa Barat dengan koleksi 1 medali emas, 3 perak dan 6 medali perunggu.
Disusul Bali dengan 1 medali emas dan 2 perak, dan tim Kalimantan Barat 1 medali emas.

Sedangkan DKI Jakarta hanya mengumpulkan 1 medali perak dan 2 medali perunggu, Banten mengoleksi 1 medali perak sama dengan Kalimantan Timur yang juga hanya meraih 1 medali perak. (HumasPPM/ Jefri, Marsel, Markus, Yosep dan Maurits)

Top