Hello, Pengumuman Relawan PON Kapan?

Panitia Penerimaan Relawan PON

MIMIKA, BM

Menyisakan 19 hari, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan diselenggarakan di Mimika sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara.

Namun hingga kini, belum dapat dipastikan kapan nama-nama relawan PON diumumkan oleh Bidang SDM PB PON Cluster Mimika.

Keadaan ini jika masih saja berlangsung hingga beberapa waktu ke depan maka jelas berdampak terhadap kesiapan pelaksanaan PON di Mimika.

Menyikapi masalah ini, kepada BM di Sekretariat PB PON Mimika, Ketua Panitia Penerimaan Relawan, Yudha Noya dan Koordibator Input dan Data Relawan, Fransiskus Kemong, beberkan alasannya.

"Ada kendala terkait dengan sistem yang masih terblok dari Jayapura sehingga kami belum bisa menginput kelanjutannya. Yang sudah sempat terinput sekitar 3.600-an namun jumlah ini masih harus di review kembali," ungkap Noya.

Pihaknya sejauh ini belum dapat memastikan apa penyebabnya namun diperkirakan ada dua hal yakni maintanance sistem dan karena adanya miss komunikasi antara Mimika dan Jayapura.

"Kami belum bisa umumkan karena keadaan ini sehingga kita berharap dalam waktu dekat sudah terselesaikan. Sejauh ini kami terus berkoordinasi dengan panitia di Jayapura. Harapan kami mereka bisa buka kembali akses supaya kita lakukan verifikasi data dan berkas yang sudah masuk," ungkapnya.

Ia menuturkan, panitia penerimaan relawan PON tetap berpegang pada SK yang mana jumlah reawan yang harus direkrut adalah 4.100 orang.

"Konsen kami adalah anak-anak Amunge dan Kamoro kemudian OAP dan Non Papua. Kita juga berpatokan pada arahan bupati bahwa relawan PON wajib divaksin," terangnya.

Fransiskus Kemong, Koordinator Input dan Data Relawan menjelaskan, antusias warga Mimika dari berbagai kalangan untuk menjadi relawan PON sangat tinggi.

"Hingga akhir pendaftaran yang terdata mencapai 7.800-an orang. Sebanyak 3.600-an sudah terinput namun sistem sedang terblokir. Data-data sudah masuk tetapi kita masih harus lakukan verifikasi untuk finalisasi," ungkapnya.

Ia menyadari bahwa waktu pelaksanaan PON semakin dekat sehingga panitia berharap agar Jayapura segera membuka aksesnya.

"Kami berharap yang sudah mendaftar bersabar karena kami tunggu informasi akurat dari bidang SDM. Waktu sangat mepet, kami berupaya terus kerja keras supaya selesaikan ini. Verifikasi dan filter harus kita lakukan segera," ungkapnya.

Ia mengatakan, sistem pendaftaran menggunakan aplikasi sehingga akan terkoneksi langsung dengan kementerian kesehatan, pencatatan sipil dan Polda Papua.

"Jadi apabila ada yang tidak di vakisn maka akan gugur sendirinya karena terbaca dalam sistem aplikasi. Sama seperti yang sudah disampaikan, kami akan prioritaskan Amungme Kamiro dan OAP dan yang lain akan menutupi kekurangan. Kami berharap provinsi segera buka akses supaya kita finalkan verifikasi," jelasnya.

Setelah nama-nama relawan PON diumumkan, akan dilanjutkan dengan pelatihan relawan. Pelatihan dilakukan oleh bidang masing-masing.

"Sistem pelatihan akan dilakukan secara distribusi. Kita akan distribusi ke bidang masing-masing sesuai kebutuhan mereka untuk lakukan pelatihan. Kita berharap akses ini kembali dibuka karena waktu kita semakin mepet," ujarnya. (Ronald)

Top