Pendaftar Relawan PON Capai 3.500-an, OAP Tetap Jadi Prioritas

Pendaftaran hadi kedua dilakukan dengan vaksinasi, pelamar yang belum divaksin langsung diberi vaksin

MIMIKA, BM

Setelah dua kali membuka pendaftaran, sebanyak 3.500 orang telah mendaftarkan diri sebagai relawan PON XX Papua di Kabupaten Mimika.

Jumlah ini sudah hampir mencapai target yang ditetapkan Bidang SDM, Sub PB PON Mimika yakni sebanyak 3.600 relawan.

Bahkan untuk hari kedua, Senin (23/8), panitia bidang langsung memberhentikan proses perekrutan karena jumlah warga yang mendaftar membludak.

Kepada BeritaMimika malam ini, Seksi Publikasi Panitia Penerimaan Relawan Bidang SDM Sub PB PON XX Cluster Mimika, Piter Kiriweno mengatakan panitia saat ini tengah merampungkan dan melakukan verifikasi berkas yang masuk.

"Yang sudah mendaftar sekitar 3500 orang, twdi membludak sehingga kita hentikan sementara. Berkas yang sudah masuk kita verifikasi selama dua hari. Jika memang ada penambahan, kita akan informasikan untuk dibuka lagi. Ini sesuai dengan petunjuk ketua bidang," ungkapnya melalui telepon.

Piter menyebutkan, dari sekian pendaftar ini ada yang memang berkasnya belum lengkap sehingga nanti dikomunikaiskan kembali untuk dilengkapi.

"Untuk prioritas kita tetap utamakan Orang Asli Papua. Sementara umur dan kelengkapan lain seperti NPWP akan menjadi kebijakan dan pertimbangan ketua bidang. Makanya semua data ini akan verifikasi kembali untuk bisa dipastikan apakah nanti ditambahkan lagi atau tidak, sesuai dengan kebutuhan yang ada," terangnya.

Pelaksanaan pembukaan lowongan sebagai relawan PON di Gedung Tongkonan pada hari ini dilakukan bersamaan dengan membuka geray vaksin. Banyak pelamar yang belum divaksin, langsung melakukan vaksinasi.

"Kalau jumlah pasti yang divaksin itu kita belum tahu tapi pastinya tadi kami juga buka geray vaksin dan banyak yang langsung lakukan vaksinasi," paparnya.

Sebelumnya, 1.178 orang telah melakukan pendaftaran di hari pertama pembukaan Lowongan Relawan PON Papua XX di Mimika pada Sabtu (21/8).

Dari jumlah tersebut, 516 mendaftar secara langsung sementara 300 didaftarkan dari bidang dampak lingkungan, 200 dari bidang sosial budaya dan sisanya dari bidang arena untuk cleaning service.

Ketua Bidang SDM, Sub PB PON Mimika, Agus Hugo Kreey, mengatakan Para relawan ini direkrut untuk nantinya mengisi posisi LO, volunteer dan work fast (WF) untuk 16 bidang yang nantinya disebarkan dan juga di tempatkan di setiap venue cabor PON di Mimika.

Ia juga mengatakan, dari total 4.100 yang diminta PB PON Papua, Sub PB PON Kabupaten Mimika menargetkan akan merekrut 3.600 relawan PON.

"Kita tidak pakai seperti di Jayapura karena di Mimika ada 2 cabor yang dipertandingkan dalam satu venue, misalnya Eme Neme Judo dan Tarung Derajat, gor Futsal gabung dengan bola tangan dan di MSC untuk basket 3x3 dan 5x5," ujarnya.

"Jadi kita bisa minimalis di jumlah orang kerja. Tapi kalau kurang maka kita akan tambahkan karena PB PON mintanya 4.100 relawan. Ini semua akan kami evaluasi," jelasnya.

Agus Krey juga mengatakan setelah melakkukan proses registrasi, para peserta nantinya akan mendapatkan id card dan barcodenya.

"Barcode ini nanti digunakan sebagai database di setiap venue dari 12 cabor yang dilombakan di Mimika. Semua barcode akan discrening. Sementara untuk honor mereka, sudah disepakati dan ditetapkan bahwa sehari dihitung Rp300 ribu," jelasnya. (Ronald)

 

Top