Astaga! Karena Hal Sepele Ini, Dua Venue PON Belum Dapat Jaringan Listrik

Manager PLN UP3 Timika, Martinus I Pasensi 

MIMIKA, BM

Pekan Olahraga Nasional (PON) menyisahkan beberapa bulan lagi, namun ada dua venue di Mimika yang hingga kini belum mendapat penyambungan jaringan listrik dari PLN UP3 Timika, yakni GOR Futsal dan GOR Biliar.

Untuk venue GOR Futsal membutuhkan daya pemasangan baru 197 KVA sementara GOR Biliar membutuhkan daya sebesar 66 KVA.

Manager PLN UP3 Timika, Martinus Irianto Pasensi saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (25/5) menjelaskan alasan belum dipasangnya jaringan untuk dua venue ini karena belum menjadi pelanggan.

"Karena belum jadi pelanggan, jadi belum dipasang. Kita mau uji coba kan harus hadirkan teknisi yang punya listrik dan kalau belum jadi pelanggan nanti mereka mau tidak,”tuturnya.

Dikatakan, jika keduanya sudah menjadi pelanggan dan sudah membayar biaya penyambungannya, maka PLN langsung menyambungkan jaringan listriknya.

"Kalau kita dari PLN begitu uangnya siap, langsung kita sambung jaringan listriknya. Jadi bayar penyambungannya, langsung kita sambung,”katanya.

Selain kedua venue, adapun media center dan gedung sektariat juga belum menjadi pelanggan sehingga belum mendapat pemasangan baru.

Martinus mengaku, sudah bersurat ke PB PON dan sudah menyampaikan berapa anggaran untuk penyambungan jaringannya. Dari 9 venue yang ada, baru Gedung Eme Neme yang sudah di uji coba.

Sedangkan, untuk venue di halaman Kantor Pusat Pemerintahan SP III akan menggunakan listrik dari kantor pemerintahan dan dibackup mesin genset.

"Karena memang baru tahun ini kita tahu bahwa di kantor bupati juga jadi tempat lomba. Jauh hari kalau diinfokan kita siapkan jaringan juga. Tapi tidak masalah larena itu tidak akan mengurangi keandalan kita karena dengan genset itu sudah cukup," jelasnya.

Katanya, untuk setiap bangunan atau lokasi yang mau dimasukkan atau dialiri listrik oleh PLN, syarat paling standarnya ialah memiliki sertifikat layak operasi (SLO).

Untuk bangunan yang direncanakan listriknya dipakai secara berkelanjutan maka wajid terdaftar dulu menjadi pelanggan.

"Atau kalau memang sifatnya sementara itu bisa, istilahnya itu menggunakan listrik multiguna," tuturnya.

Martinus mengakui bahwa untuk pemasangan listrik ke venue tentu ada biayanya. Karena untuk mengalirkan listrik harus ada bahan bakar, petugas yang berjaga hingga biaya operasional.

Lanjutnya, MSC juga belum menjadi pelanggan PLN, sehingga nantinya masih tetap membutuhkan ijin dari teknisi kelistrikan untuk bisa dilakukan uji coba.

Untuk dukungan PON secara keseluruhan, pihak PLN menurut Martinus sangat siap dengan dukungan sepenuhnya baik jaringan, peralatan hingga mesin genset.

"Nah yang belum jadi pelanggan ini kita harapkan secepatnya jadi pelanggan. Jadi kalau sudah jadi pelanggan baru kita pasang jaringannya karena aturannya seperti itu,” ungkapnya. (Shanty)

Top