Kasus Covid-19 Kembali Naik, Freeport Berencana Batasi Hal Ini

VP Government Relation PTFI, Jonny Lingga

MIMIKA, BM

Kasus posistif covid-19 di area PT Freeport kembali meningkat. Per tanggal 5 Juli tercatat sudah ada 412 kasus positif. Jumlah ini mendominasi kasus aktif secara keseluruhan di Mimika.

Meski meningkat, pasien yang dirawat ternyata hanya 12 orang. 2 di Klinik Kuala Kencana dan 10 orang di Rumah Sakit Tembagapura.

Dari junlah ini, 2 pasien memiliki gejaa serius atau berat karena ada komorbit sementara 8 diantaranya memiliki gejala ringan.

VP Government Relation PTFI, Jonny Lingga dalam rapat koordinasi PPKM berbasis Mikro, Rabu (7/7) di Hotel Grand Mozza Timika mengatakan, kebanyakan semuanya di isolasi baik di highland 38 dan isolasi di rumah.

Katanya, kasus ini banyak muncul dari karyawan yang melakukan perjalanan cuti. Namun dengan tracing yang cepat kasus positif bisa ditemukan dengan cepat pula. Satu temuan positif, maka kontak tracing yang minimal 25 orang.

"Jadi kalau satu orang positif, minimal kita cari 25 orang dengan interview yang memang cukup ketat dan inilah makanya kita ketemu banyak,” tutur Jonny.

Jonny mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan kasus, PT Freeport berencana melakukan pembatasan frekuensi pengoperasian bus Shift Day Off (SDO) yang sebelumnya dua sampai tiga kali seminggu menjadi dua kali sebulan.

Namun, sebelum hal ini diterapkan, pihak PT Freeport kata Jonny akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada karyawan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti demo dan sebagainya.

"Untuk pemberlakuannya kita rencanakan secepatnya. Tapi nanti kita lihat reaksi. Kita komunikasikan dulu dengan baik kepada karyawan,” katanya.

Selain pembatasan bus SDO, karyawan baik Freeport maupun kontraktor yang kembali dari perjalanan cuti diwajibkan memperlihatkan surat pemeriksaan PCR. Dan setelah tiba di Timika wajib melakukan kembali tes antigen.

"Setelah di tes lagi antigen dia tidak boleh masuk kerja selama 5 hari, dan 5 hari berikutnya dites lagi antigen. Setelah hasilnya memang baik baru boleh kerja. Itu berlaku untuk yang baru pulang cuti. Baik yang di kuala kencana, lowland maupun yang di Tembagapura,” ungkapnya. (Shanty)

Top