BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKK, JKM dan Beasiswa kepada Tujuh Ahli Waris

Penyerahan beasiswa diserahkan langsung oleh Kepala BJPS Mimika, Verry K Boekan 

MIMIKA, BM

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika kembali menyerahkan santunan empat program dan beasiswa kepada tujuh ahli waris.

Penyerahan santunan tersebut diberikan pada momen peringatan hari buruh nasional atau May Day, Sabtu (1/5).

Santunan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika Verry K Boekan, disaksikan Ketua PC FSP KEP SPSI Mimika Agus Patiung, Direktur YPMAK Vebian Magal dan Kasdim 1710 Mimika Mayor Inf Ahmadi Arif.

Adapun tujuh ahli waris yang menerima santunan adalah, Alya Putri Aluna yang menerima 3 manfaat program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) dengan total santunan sebesar Rp416.414.048.

"Itu pesertanya atau tenaga kerjanya atas nama Alm Edi Ruslandi yang merupakan eks karyawan PT Multi Sukses," ujar Very K Boekan.

Lanjutnya, ahli waris Antonela Maray menerima manfaat Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta. Peserta atau tenaga kerjanya atas nama alm Yoseph Operawiri dari PT Putra Nawaripi.

Ahli waris Julince Kum menerima manfaat santunan beasiswa pertama dari SD sebesar Rp1.5 juta per tahun dan akan diterima hingga perguruan tinggi atau S1.

"Peserta atau tenaga kerja atas nama alm Apius Begal yang merupakan karyawan PTFI, anaknya masih SD sehingga dapat beasiswa dan akan dapat sampai ia S1. Yang dapat beasiswa ini orang tuanya meninggal dunia karena sakit sehingga dapat beasiswa," Jelas Very.

Sementara ahli waris Supami juga mendapatkan manfaat yang sama yakni beasiswa 1 anak SMA sebesar Rp3.000.000 per tahun. Tenaga kerjanya atas nama alm Pujiono.

Ahli waris lainnya yang menerima santunan beasiswa 1 anak SMP adalah Siti Anisatun dari tenaga kerja Alm Mustajab yang merupakan karyawan dari PT Srikandi Mitra Karya. Santunan yang diterima sebesar Rp.2.000.000 per tahun.

Lainnya, ahli waris Ema Depondoye mendapat 2 beasiswa SMP dari tenaga kerja alm Charles Wally yang merupakan karyawan PTFI sebesar Rp.4.000.000 per tahun.

Dan ahli waris Rina Emma Mukuan mendapat 2 beasiswa terdiri dari 1 anak di perguruan tinggi dan 1 anak lagi SMA dari alm Daniel Lepang yang merupakan karyawan PTFI sebesar Rp.15 juta per tahun.

Verry mengatakan, peringatan Hari Buruh Sedunia merupakan momentum yang baik bagi BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan pelayanan.

”Jadi ini momentum yang baik bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan layanan atau manfaat kepada peserta di hari buruh. Manfaat beasiswa ini akan didapatkan oleh semua peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sudah aktif membayar iuran dan aktif sebagai peserta,"jelas Very.

Dikatakan, ketika pekerja mengalami kecelakaan kerja pada saat bekerja maka ahli warisnya akan dibiayai negara melalui BPJS Ketenagakerjaan berupa beasiswa.

Sedangkan, jika meninggal dunia karena sakit penyakit setelah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan selana 3 tahun maka anaknya akan dibiayai pendidikannya sampai S1 oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Tapi itu kalau sudah 3 tahun dan kalau belum sampai 3 tahun maka hanya bisa dapat jaminan kematian saja," ungkapnya. (Shanty)

Top