Kesehatan

Diprediksikan, Minggu Ini Ada Penambahan 9 Pasien Positif Covid-19

Update terbaru perkembangan Covid-19 di Mimika (Selasa 14/4)

MIMIKA, BM

Hingga Selasa (14/4), jumlah pasien positif Covid-19 di Mimika saat ini masih 19 orang. Namun Tim Gugus Tugas memprediksikan bahwa dalam minggu ini akan ada penambahan 9 kasus positif baru.

Dengan demikian maka pada tanggal 20 April jumlah kasus positif secara kumulatif akan berkisar antara 28-29 kasus.

Reynold Ubra menjelaskan, prediksi ini mendasari hasil pencarian mata rantai penularan. Prediksi dibuat juga untuk mempersiapkan kebutuhan tenaga, ruangan dan tempat tidur serta bahan penunjang lainnya seperti kebutuhan tes cepat dan media transport untuk pemeriksaan konformasi di Jayapura.

Pasalnya tren peningkatan temuan kasus baik pasien positif, ODP, PDP hingga OTG di Mimika telah mencapai angka 500 kasus.

Walau tidak semua ODP, PDP dan OTG dirawat di rumah sakit dan shelter karena melakukan isolasi mandiri namun lonjakan ini telah melampaui kapasitas daya tampung di rumah sakit maupun shelter.

Daya tampung atau kapasitas shelter adalah 80 orang. 1 kamar kapasitas untuk 4 orang namun hanya ada 28 kamar yang siap dihuni.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut maka seleksi ketat terhadap PDP ringan sampai sedang harus diisolasi begitupula dengan ODP sedangkan OTG yang bisanya 13 kali lebih banyak dari kasus akan perlu diawasi secara ketat saat melakukan isolasi mandiri,” jelasnya kepada media, Selasa (14/4) malam.

Ubra menjelaskan, penetapan status ODP dan OTG dilakukan karena selain memiliki gejala ringan juga memiliki riwayat kontak dengan pasien positif.

“Sehingga harus tetap dalam pengawasan karena dicurigai terinfeksi virus corona. Jadi selama 14 hari dalam masa pemantauan tidak menunjukan tanda/gejala seperti pasien positif Covid-19 yang didukung dengan pemeriksaan rapid negatif maka dokter yang mengawasi dapat menetapkan orang tersebut sehat dan dibuktikan dengan surat dari Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa OTG dan ODP perlu secara sadar melakukan isolasi mandiri di rumah dengan bertanggung jawab untuk tidak keluar rumah bahkan harus tetap di dalam kamar selama 14 hari.

“Pada hari ini sebanyak 10 sampel dikirim ke Jayapura yang merupakan PDP baru. Total Sampel yang sudah dirujuk sejak awal sampai hari ini adalah 64 dan tersisa 19 sampel yang masih menunggu hasil pemeriksaan,” ungkapnya. (Ronald)

7 ODP dan 5 OTG Dinyatakan Sehat Namun Temuan Kedua Status Ini Terus Meningkat

Video confrence pers Mimika bersama Jubir Reynold Ubra

MIMIKA, BM

Sebanyak 7 Orang Dalam Pemantaun (ODP) dinyatakan sehat oleh Tim Gugus Tugas per Kamis (9/4) hari ini. Mereka adalah 6 ODP yang selama ini dikarantina di Wisma Atlet dan 1 orang yang melakukan isolasi mandiri.

Hanya saja dari hasil tracing hari ini, Tim Gugus Tugas kembali menemukan 22 ODP baru. 7 orang merupakan hasil tracing, 5 temuan RSUD, 1 RSMM, 1 RS Herlina dan 5 oleh Puskesmas Timika. Sementara 3 orang yang awalnya PDP ststusnya berubah menjadi OPD.

“Total ODP yang diisolasi sampai saat ini berjumlah 110 yang sebelumnya adalah 117 orang. Kalau di shelter sampai hari ini 12 ODP sudah dinyatakan sembuh,” ujar Jubir Pencegahan Covid-19 di Mimika, Reynold Ubra melalui pesan rilisnya kepada wartawan.

Lanjut Reynold, jumlah OTG baru yang ditemukan hari ini sebanyak 46 orang. Jumlah ini terdiri dari hasil tracing contact sebanyak 43 orang, temuan RS Kasih Herlina 1 orang dan Puskesmas Timika 2 orang.

“5 OTG hari ini dinyatakan sehat. Jadi total sampai Kamis malam, 192 orang. Kalau kemarin 197 orang,” ujarnya.

Sementara untuk Pasien dalam Perawatan (PDP) hingga malam ini ada 48 orang. 19 orang masih dirawat, 13 di RSUD, 1 RSMM dan 5 lainnya di RS Tembagapura. Sedangkan PDP yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 29 orang.

“Jumlah PDP baru adalah 1 orang. Temuan ini berasal dari tracing contact, saat ditemukan adalah ODP namun sesuai hasil pemeriksaan cepat atau Rapid Test dinyatakan positif sehingga status pasien dinaikan menjadi PDP dan sedang dirawat di RSUD Mimika,” terangnya.

Reynold Ubra menyimpulkan bahwa penyebaran Covid-18 masih akan berlangsung di Timika. Ia berharap warga Mimika selalu menjaga diri dan keluarga dari penyebaran virus ini. Warga harus mematuhi himbauan Stay At Home, hindari keramaian (social distancing) serta rajin mencuci tangan yang selalu didengungkan pemerintah daerah.

Pasalnya, meskipun sebanyak 24 orang telah dinyatakan sembuh namun jumlah ODP terus meningkat dan hampir sama jumlahnya dengan OTG (ODP :110 dan OTG 192).

“Tempat isolasi milik Pemda Mimika sangat memberikan sangat berdampak positif terhadap menurunnya penyebaran virus corona, menurunkan angka kesakitan dan kematian. Ini sangat luar biasa. Kita selama ini gunakan Tracing Contact sebagai salah satu upaya pemutusan rantai penularan karena dengan cara ini kita mudah menemukan kontak erat dengan kasus maupun status Covid-19,” jelasnya. (Ronald

Reynold Ubra : Almarhum LB Yang Meninggal Kemarin Belum Terbukti Positif Covid-19

Jubir Penanganan Covid-19 di Mimika, Reynold Ubra

MIMIKA, BM

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 di Kabupaten Mimika, Reynold Ubra menegaskan bahwa almarhum LB yang meninggal pada Senin (6/4) siang kemarin belum dapat dipastikan kebenarannya meninggal dunia karena Covid-19.

Pasalnya hingga malam ini, Selasa (7/4) Tim Gugus Timika belum menerima hasil laboratorium yang dirujuk oleh RSUD Mimika ke Jayapura. LB sebelumnya oleh Tim Gugus Tugas Mimika dinyatakan statusnya hanya PDP, bukan positif corona.

Pernyataan ini disampaikan Reynold Ubra kepada wartawan Mimika yang tergabung di group whatssap Team Pers Update Covid-19 Mimika, Selasa (7/4) malam.

“Teman-teman pers (pers Mimika-red), kami kabupaten perlu dokumen resmi yang bisa dipertanggungjawabkan bahwa almarhum LB meninggal karena positive corona atau tidak. Sampai jam 8 malam ini kami belum mendapatkan hasil laboratoriumnya, walau provinsi sudah mengumumkannya. Ini yang harus dipahami bersama,” tegasnya membantah sejumlah pemberitaan yang menyebutkan LB meninggal karena corona.

Reynold Ubra membenarkan bahwa hingga malam ini, Mimika ada 9 yang positif corona, namun penambahan 1 kasus baru berasal dari pasien di Rumah Sakit Tembagapura, bukan seperti yang sudah diberitakan.

“Dari 5 orang PDP yang dirawat di Rumah Sakit Tembagapura, 1 pasien dinyatakan positif Covid-19 dengan inisial DA (50) sedangkan 2 orang (laki-laki) dinyatakan negatif atau tidak terinfeksi Covid-19 dengan inisial LW (35) dan BP (38). Dengan demikian masih tersisa 2 orang PDP dari RS Tembagapura yang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” jelasnya.

Selain 9 orang positif Covid-19, Reynold Ubra mengatakan jumlah PDP, ODP dan OTG di Mimika juga mengalami peningkatan. Hingga hari ke-18, Tim Gugus Tugas menemukan Mimika ada 56 PDP, 82 ODP dan 146 OTG.

“Hari ini kita temukan 4 PDP. 1 orang dengan status ODP dinaikan statusnya sebagai PDP. Kita juga temukan 14 ODP dan 22 OTG,” ujarnya.

Dikatakan, jumlah pasien yang kini disiolasi di RSUD Mimika per hari ini berjumlah 13 orang atau terjadi penambahan 2 orang baru sedangkan di Rumah Sakit Tembagapura yang masih diisolasi 4 orang sedangkan 1 orang isolasi mandiri dalam pengawasan.

“Kalau di shelter (wisma atlet) jumlah orang yang diisolasi ada 21 orang. Hari ini ada penambahan 1 orang yang baru masuk dengan status PDP ringan,” ungkapnya.

Dari jumlah penambahan PPD hari ini, dilaporkan oleh RSUD Mimika sebanyak 2 orang, rumah sakit swasta 1 orang dan Puskesmas Timika 1 orang.

Dari 14 ODP baru, 7 orang dilaporkan oleh RSUD Mimika, 1 Puskesmas Timika, 3 dari Puskesmas Timika Jaya dan Puskesmas Wania 1 orang.

Sementara untuk 22 OTG baru, Puskesmas Wania melaporkan 3 orang, Puskesmas Jiliale 2 orang, Puskesmas Pasar Sentral 9 orang dan 7 sisanya merupakan hasil pencarian kontak (tracing).

“Hari ini kita juga dapat 146 orang yang merupakan hasil tracing contak dari 7 pasien positif corona dan beberapa orang berstatus PDP yang sedang melakukan isolasi mandiri,” ujar Reynold Ubra. (Ronald)

Top