Pasca Penembakan di Jila, Dinkes Mimika Evakuasi 9 Tenaga Kesehatan

Kepala Dinkes Mimika, Godfried Maturbongs

MIMIKA, BM

Pasca penembakan yang terjadi di Distrik Jila, Kabupaten Mimika pada 17 Agustus lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) telah mengevakuasi tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Distrik Jila.

"Kami sudah evaluasi tenaga kesehatan pada Selasa kemarin. Evakuasi dilakukan karena situasi dan kondisi keamanan memanas," kata Kepala Dinkes Mimika, Godfried Maturbongs saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Godfried mengatakan, bahwa proses evakuasi berawal dari laporan Kepala Puskesmas Jila pada 17 Agustus pagi. Awalnya, Kepala Puskesmas menghubungi Sekretaris Dinkes terkait kondisi keamanan akibat kontak tembak.

Lanjutnya, upaya evakuasi sempat terkendala karena penyedia jasa transportasi udara swasta yang terikat kontrak dengan Pemkab Mimika menolak terbang ke lokasi lantaran risiko tinggi.

"Atas saran Danramil Jila, kami kemudian berkoordinasi dengan Lanud TNI AU. Pada 18 Agustus pagi dan helikopter milik TNI berhasil mengevakuasi para Nakes bersama Kepala Distrik, staf, serta sejumlah guru," ujarnya.

Godfried memastikan seluruh Nakes dalam kondisi fisik sehat, meski mengalami trauma akibat situasi mencekam.

“Mereka mendengar bunyi tembakan sejak pagi hingga malam, sehingga tingkat stres cukup tinggi. Saat tiba di Timika, mereka langsung mendapat dukungan moral dari rekan-rekan sesama nakes,” jelasnya.

Saat ini, kesembilan Nakes tersebut diberikan waktu untuk beristirahat di rumah masing-masing guna memulihkan kondisi psikologis.

“Siapapun pasti alami trauma dengan situasi seperti itu. Karena itu mereka perlu tenang dulu,”ungkapnya. (Shanty Sang)

Top