Tekan Stunting, DWP Mimika Menjadi Orang Tua Asuh Tiga Anak Stunting di Distrik Wania
Ny. Bernadetha Kateyau (putih kuning) menyerahkan bantuan kepada keluarga anak stunting
MIMIKA, BM
Dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Mimika, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mimika turut berperan aktif dengan menjadi orang tua asuh dari tiga anak penderita stunting yang ada di Distrik Wania.
Pada Sabtu (16/5/2025) Ketua DWP Mimika Ny. Bernadetha Abraham Kateyau bersama Kepala Distrik Wania Ria Mandiwa mengunjungi rumah tiga anak tersebut dengan membawa bantuan berupa beras, telur dan minyak goreng.
Stunting menjadi program prioritas DWP Mimika dimana stunting dapat menjadi ancaman bagi masa depan anak.
Ketua DWP Mimika Ny. Bernadetha Abraham Kateyau mengatakan DWP terlibat memerangi stunting dengan turun langsung ke masyarakat.
“Kami pilih Distrik Wania karena data ini yang kami dapat duluan sehingga tiga anak ini yang akan kami intervensi dari dua keluarga di Distrik Wania ini,” katanya.
Adapun cara penanganan stunting yang dilaksanakan yakni dengan pemberian makanan pendamping selama tiga bulan kedepan. Selama tiga bulan tersebut perkembangan anak akan terus dipantau.
“Kami berterimakasih kepada Ibu Kadistrik Ria yang sangat respon dengan apa yang kami lakukan. Juga, Puskesmas Wania melalui Penanggung Jawab (PJ) Program Gizi Wania yang akan menjadi pendamping kami disini. Juga teman BKB dan tim Pendamping Keluarga yang akan mendampingi,” ungkapnya.
Ny. Bernadetha menyebut stunting dapat terjadi karena faktor ekonomi maupun kesehatan ibu, sehingga sangat penting sedini mungkin untuk memperhatikan tumbuh kembang anak dalam 1.000 hari pertama masa kehidupannya sejak dalam masa kandungan.
DWP Mimika bersama Kepala Distrik Wania Ria Mandiwa di rumah keluarga dua anak stunting
“Ini imbauan kepada anak-anak muda untuk lebih aktif memeriksakan diri dan memperhatikan gizi diri sendiri supaya melahirkan anak-anak yang baik gizinya dan cerdas sehingga tidak ada lagi stunting. Kalau sedari awal anak-anak muda memperhatikan kesehatan dan gizi maka ibu sehat anak sehat,” tandasnya.
“Anak-anak muda sekarang harus lebih banyak belajar, sekolah, untuk meraih masa depan yang baik. Sehingga laki-laki kalau menikah sudah bisa bertanggung jawab untuk keluarga. Juga perempuan siap dalam melahirkan generasi yang baik,” imbuhnya.
Dikatakan ketiga anak stunting tersebut akan dijadikan sebagai pilot project, jika selama tiga bulan kedepan berhasil ditangani maka memungkinkan untuk pindah ke tempat lainnya.
“Semoga teman-teman dari organisasi maupun perusahaan tertarik menjadi orang tua asuh stunting. Karena ini juga salah satu program prioritas negara dan pemerintah Kabupaten Mimika. Semoga anak-anak ini bisa segera pulih dan sehat. Mereka bisa bermain, belajar dan menjadi anak yang berprestasi dan sukses nantinya,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Distrik Wania Ria Mandiwa mengucapkan terimakasih kepada DWP Mimika atas kunjungan kerja di wilayahnya.
“Saya berterimakasih kepada Dharma Wanita Kabupaten Mimika karena langsung turun ke distrik. Kedepan saya akan lebih banyak komunikasi dengan ibu-ibu Dharma Wanita supaya nanti lebih banyak lagi anak-anak yang akan kita sentuh ke depan,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)






















