12 Kasus Baru Covid-19 di Mimika, 6 Dari RSUD 6 RS Tembagapura

Reynold Ubra, Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mimika

MIMIKA, BM

Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Mimika, Reynold Ubra mengatakan bahwa hari ini, Sabtu (23/5), ada penambahan 12 kasus baru Covid-19 yang dilaporkan dari Klinik Kuala Kencana.

Ia mengatakan, dari 12 spesimen yang dinyatakan positif ini merupakan total dari 72 spesimen yang diperiksa, dimana 69 sample adalah spesimen orang yang baru diperiksa dan 3 spesimen adalah pasien lama.

“Penambahan ini 6 dari RSUD dan 6 dari Rumah Sakit Tembagapura. Dengan demikian kumulatif kasus positif di Mimika menjadi 195 pasien. Dari jumlah ini 125 dirawat, di RS Tembagapura 69, RSUD 59 dan 3 di RSMM,” ujarnya kepada BeritaMimika.

Untuk hari ini Mimika tidak ada penambahan pasien yang dinyatakan sembuh. Angka kesembuhan masih tetap di jumlah 66. Begitupun dengan kasus kematian, masih 4 pasien.

“Kita bersukur tidak ada laporan dari rumah-rumah sakit bahwa ada pasien yang meninggal. Kita doakan agar semua yang dirawat cepat sembuh dan menjalani perawatan medis dengan baik di rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan PSDD hari ketiga di Mimika, sebanyak 272 warga yang melanggar instruksi PSDD telah dilakukan tes antibodi atau rapid tes. Dari jumlah ini, 40 orang dinyatakan positif rapid tes atau reaktif.

“Secara keseluruhan dari hari pertama sampai hari ketiga sebanyak 817 warga Mimika terjaring rapid tes. Dari jumlah ini 85 dinyatakan positif rapid tes. Mereka yang terjaring PSDD, untuk hasil positif nanti kita akan mendengar hasilnya di satu dua hari ke depan atau setelah lebaran,” jelasnya.

Mewakili Tim Gugus Tugas, Reynold Ubra menghimbau kepada semua umat muslim di Mimika agar tetap melaksanakan protokoler kesehatan dan mengikuti himbauan Majelis Ulama Indoneisa (MUI), Pemprov Papua dan Pemda Mimika dengan melaksanakan shalat Ied dari rumah masing-masing.

“Memang kondisi Shalat Ied tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena kita tidak saling mengunjungi dan bersilahturahmi secara langsung tapi makna Idul Fitri kita tetap nikmati sama dengan tahun lalu yakni tetap saling memaafkan apalagi sudah satu bulan penuh kita berpuasa. Saya pikir tidak ada perbedaan. Pandemi Covid mengajar kita untuk tetap menjaga solidaritas, saling mendukung dan saling mendoakan,” ungkapnya.

“Kami ucapkan selamatkan selamat merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah bagi seluruh umat muslim. Semoga momen Covid-19 ini tetap menjadi momen dan solidaritas kita sebagai penduduk di Mimika untuk tetap bersatu membangun kabupaten ini. Minal Aidin Wal Fadzin,” ucap Reynold Ubra. (Ronald

 

 

 

 

Top