73 Tenaga Kesehatan RSUD Terpapar Covid-19

Tenaga Kesehatan RSUD Mimika saat meminta warga Mimika untuk mematuhi protokol kesehatan

MIMIKA, BM

Selain persediaan oksigen menipis dan semakin penuhnya tempat tidur, salah satu masalah yang di hadapi RSUD Mimika saat ini dalam menangani Covid-19 adalah terpaparnya 73 tenaga kesehatan (nakes).

Direktur RSUD Mimika, Anton Pasulu kepada BeritaMimika mengatakan sejak 1-20 Juli 2021 sebanyak 73 nakes terkena covid namun semuanya melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Dari 73 orang ini, 5 adalah dokter, 4 bidan, 32 perawat dan sisanya tenaga penunjang medis, adminkes dan tenaga umum lainnya. Mereka semua melakukan isolasi mandiri," ungkapnya.

Walau 73 nakes RSUD terpapar covid namun dr Anton mengatakan pelayanan kesehatan tetap dilakukan seperti biasa.

"Saat ini hampir 70 persen sudah terlibat dalam penanganan covid sementara 30 persen untuk pelayanan esensial. Untuk perawat dan bidan kami roling setiap 2-3 minggu untuk pelayanan covid maupun non covid," terangnya.

Dengan kondisi ini, dokter Anton meminta agar masyarakat Mimika selalu memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan di RSUD dan semua layanan kesehatan lainnya.

"Kami harapkan doa dari masyarakat Mimika agar tenaga kesehatan yang terpapar covid dapat segera sembuh untuk kembali melakukan pelayanan dan juga kepada pasien yang terkena covid agar dapat kembali berkumpul bersama keluarga," harapnya.

Dalam menghadapi pandemi ini, ia juga meminta semua masyarakat untuk bersatu melawan covid dengan mengikuti anjuran pemerintah yakni menerapkan 5 M.

Anjuran pemerintah 5 M adalah memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Ini semua demi kebaikan kita bersama. Semua harus bersatu dan memahami masalah covid ini. Jangan sampai kondisi saat ini terus-menerus terjadi, kita tidak bisa terus berada dalam situasi seperti ini," harapnya kepada warga Mimika.

Sementara itu, menurut dr Anton Pasulu, alat Oksigen Konsentrator sebanyak 10 unit yang diberikan PT Freeport Indonesia untuk RSUD Mimika, sudah digunakan.

"Sudah langsung kami gunakan setelah kami terima. Kami sampaikan terimakasih kepada PTFI. Oksigen konsentrator itu mesin yang dapat menghasilkan oksigen sendiri dengan masksimal 5 lpm, bisa digunakan pada pasien-pasien dengan derajat ringan sampai sedang," jelasnya.

Ia juga mengatakan RSUD Mimika saat ini sedang menunggu pesanan oksigen dari Makassar dan Surabaya. Sesuai rencana minggu depan tiba di Timika. (Ronald)

Top