Ratusan Warga Tionghoa di Mimika Ikuti Vaksinasi Pertama

Salah seorang warga HPKT disuntikan vaksin pertama oleh perawat

MIMIKA, BM

Sebanyak 350-an warga Tionghoa yang tergabung dalam Himpunan Peduli Kasih Tionghoa (HPKT) mengikuti penyuntikan vaksinasi covid-19 tahap pertama.

Selain warga Tionghoa, 80 orang dari Hotel Horison Ultima juga akan disertakan dalam vaksin ini karena HPKT bekerjasama dengan pihak Hotel Horison Ultima.

Kegiatan vaksinasi terpusat di Hotel Cartenz, Jumat (21/5) dengan mengusung tema 'Wujudkan Masyarakat Yang Sehat dan Produktir Dengan Vaksinasi Bersama HPKT.

Sebelum petugas melakukan vaksin, terlebih dahulu diberikan sosialisasi tentang pentingnya vaksin oleh petugas kesehatan dari puskesmas kepada peserta.

Penanggungjawab Puskesmas Wania, Rosdiani mengatakan, tujuan vaksin adalah agar masyarakat terhindar dan tidak terkena covid. Walau demikian, tidak menutup kemungkinan orang yang sudah di vaksin bisa saja terkena covid.

"Bagi orang yang sudah terkena covid atau penyitas covid tetap bisa menerima vaksin namun ada rens waktu yakni setelah 3 bulan," tutur Rosdiani.

Sementata Ketua HPKT Mimika, Gunawan mengaku telah mendata warganya yang layak untuk bisa di vaksin. Setelah dikumpulkan bersama KTP, data langsung di antar ke Dinas Kesehatan.

"Kadinkes mengucapkan terima kasih kepada kami atas antusias Kerukunan warga Tionghoa dan ini merupakan kerukunan pertama yang mengajukan vaksinasi untuk warganya. Kami ke Dinkes sebelum lebaran jadi setelah lebaran baru bisa di vaksin," tutur Gunawan.

Dijelaskan, proses vaksin warga Tionghoa yang berjumlah 350-an ini dibagi menjadi 7 shift. Shift pertama sebanyak 50 orang dimulai pukul 09.00 Wit hingga pukul 10.00 Wit, dilanjutkan shift berikutnya.

"Kami tidak satu kali datang, kami menjaga kerumunan sehingga diatur menjadi 7 shift. Memang kami ada kerja sama langsung dengan Hotel Horison Ultima Timika sehingga sebanyak 80 orang di luar HPKT ikut diberikan vaksin," ungkapnya.

Pelayanan vaksinasi ini dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Wania, Pasar Sentral dan Mapurujaya. Tiga puskesmas dilibatkan karena banyaknya jumlah penerima vaksin.

"Atas nama Kerukunan Tionghoa kami mengajak semua kerukunan yang ada di Mimika untuk segera mendata warga agar bisa di vaksin. Kita juga bersyukur kepada pemerintah karena covid akhir-akhir ini sudah menurun tetapi tentu kita juga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan walau sudah di vaksin," terangnya. (Shanty)

Top