Hukum & Kriminal

Gegara Curi Uang 200 Juta, Seorang Security Berurusan Dengan Hukum

Foto Istimewa/pelaku saat diamankan beserta BB nya. 

MIMIKA, BM

RB, seorang oknum yang berprofesi sebagai security terpaksa harus berurusan dengan hukum karena terlibat tindak pidana pencurian uang senilai Rp200 juta. 

Kejadian tersebut itu terjadi di salah satu rumah dinas yang beralamat di Jalan Mente, Sempan pada tanggal 13 Juli 2025 sekitar pukul 17.50 WIT. 

Terungkapnya kasus ini bermula saat pelapor yang merupakan kerabat dekat korban (yang menempati rumah dinas-red) dihubungi oleh salah satu tetangganya, bahwa rumah dinas telah dibobol orang. 

Setelah mendapat informasi tersebut, pelapor langsung mengecek ke lokasi dan mendapati bahwa lemari tempat penyimpanan barang-barang berharga milik korban sudah dalam keadaan terbuka dan uang tunai tersebut hilang. 

Selanjutnya, pelapor langsung membuat Laporan Polisi ke Sentra Kepolisian Terpadu Polres Mimika.

Kasus Penganiayaan di SP 13 : Polisi Sudah Lakukan Olah TKP dan Periksa Saksi-saksi

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman

MIMIKA, BM

Pasca kasus penganiayaan yang terjadi pada Minggu (13/7/2025) kemarin di kompleks Pasar Bhinntuka, SP13, Distrik Kuala Kencana terhadap seorang anggota TNI dan menyebabkan meninggal dunia, pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP. 

"Kita sudah lakukan olah TKP didampingi TNI dari Pom. Kemudian, kita juga sudah koordinasi dengan TNI untuk bersama-sama mencari pelaku," kata Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat ditemui di Mako Polres Mimika, Mile 32, Senin (14/07/2025). 

Selain melakukan olah TKP, dikatakan Kapolres pihaknya sudah periksa sejumlah saksi di lapangan. Pihanya juga telah melakukan patroli gabungan tadi malam.

“Tadi malam kita sudah lakukan patroli gabungan, kita juga sudah lakukan penyisiran dan patroli singgah serta berkoordinasi dengan polsek di jajaran apabila ada menemukan hal-hal yang mencurigakan bisa dilaporkan," ucap AKBP Billy.

"Kemarin dari pihak TNI sudah membuat laporan secara resmi," sambung Kapolres. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga meminta kepada masyarakat untuk jangan percaya adanya informasi yang beredar, yang mana terkait ada klaim dari Organisasi Papua Merdeka yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.  

"Tolong jangan dipercayai, barangkali itu hoax. Kami masih dalami untuk pelakunya ini siapa, apakah itu murni tindak pidana atau apakah itu dilakukan dari kelompok KKB," tegas AKBP Billy. (Ignasius Istanto)

43 Personel Gabungan Dilibatkan Dalam Operasi Patuh Noken - 2025

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman,S.I.K., M. H. 

MIMIKA, BM

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Noken 2025 yang digelar selama 14 hari mulai tanggal 14 Juli hingga 27 Juli 2025 melibatkan sebanyak 43 personel gabungan.

"43 personel ini terdiri dari TNI-Polri dan Pemda dalam hal ini Dishub," kata Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman,S.I.K., M. H, saat ditemui wartawan seusai upacara apel gelar pasukan di Mako Polres Mimika, Mile 32, Senin (14/07/2025). 

Selain itu, kata Kapolres selama pelaksanaan juga sudah disiapkan pos-pos di jalan utama di Mimika.

"Ada 3 pos yang disiapkan, yakni di Pertigaan Diana Shoping Center, SP 2 dan Pasar Sentral," kata AKBP Billy. 

Untuk sasaran selama operasi berlangsung, disampaikan Kapolres itu meliputi orang, barang dan tempat, pelanggaran kasat mata (terlihat, red) dan pelanggaran lain misal mabuk, menggunakan HP saat berkendara, melawan arus, termasuk begal dan kejahatan jalanan sejenisnya. 

"Jadi disini kita akan melaksanakan tindakan berupa teguran dan tilang. Apabila pelanggaran ringan, itu kita lakukan teguran dan apabila itu sudah berakibat fatal kita lakukan penilangan," ujar AKBP Billy. (Ignasius Istanto)

Top