Gara-gara Kuota Pendidikan Dibatasi, Gabungan Mahasiswa dan Pelajar Protes Managemen YPMAK

Terlihat gabungan mahasiswa dan pelajar saat menyampaikan orasi serta membentangkan beberapa tulisan dan sebuah spanduk dihalaman Kantor YPMAK.

MIMIKA, BM

Tdak puas dengan dibatasinya kuota pendidikan bagi putra-putri Amungme, Kamoro serta lima suku kekerabatan, gabungan mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam aksi solidaritas generasi peduli pendidikan di Kabupaten Mimika melakukan protes dengan mendatangi Kantor Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) di Jalan Yos Sudarso, Senin (03/06/2024).

Berdasarkan pantauan wartawan BM di lapangan, gabungan mahasiswa dan pelajar ini datang selain berorasi juga membentangkan beberapa tulisan dan spanduk.

Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Timika, Elois M. Kemong mengatakan bahwa kedatangan ke kantor YPMAK bukan melakukan demo, namun karena menuntut masalah pendidikan.

"Kasihan kami punya adik-adik yang sangat membutuhkan pendidikan, tapi kenapa pihak Yayasan kirim adik-adik kita pakai kuota. Ini tidak masuk akal, kenapa untuk pendidikan saja harus pakai kuota," ungkapnya.

Demi generasi muda mendapatkan pendidikan yang setara, kata Elois pihak Yayasan maupun PT Freeport Indonesia harus menjawab aspirasi yang sudah disampaikan.

"Kami mau kuota untuk pendidikan itu ditambah, karena banyak adik-adik yang mau melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi tapi mereka tidak mampu dalam hal faktor ekonomi keluarga. Jadi tolong dihargai dan diperhatikan," katanya.

Perlu diketahui dengan aksi yang dilakukan oleh gabungan mahasiswa dan pelajar ini mendapat respon dari pihak YPMAK sehingga dilakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan dari mahasiswa dan pelajar. Aksi ini juga mendapat pengamanan dari pihak kepolisian. (Ignasius Istanto)

Top