320 UKM Sudah Terdaftar Ingin Berjualan Kuliner di Pasar Sentral Mimika

Kadsiperindag Mimika, Michael R Go Marany
MIMIKA, BM
Hingga Minggu (25/10) kemarin, sebanyak 320 UKM telah terdaftar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika untuk berjualan berjualan di Kawasan Jajanan Kuliner Pasar Sentral Timika.
Respon ini menunjukan bahwa pelaku usaha di Mimika termasuk masyarakat memiliki animo dan dukungan terhadap apa yang dilakukan pemerintah daerah saat ini melalui Disperindag Mimika.
"Kami tim gabungan juga tidak menyangka, karena responnya sangat luar biasa, bahkan kami menyadari bahwa inovasi ini sangat membantu pemulihan ekonomi UKM disaat Pandemi Covid 19 di Kabupaten Mimika," ujar Kadisperindag Michael R Go Marany kepada BM, Senin (26/10).
Michael menjelaskan, dari total sementara 320 UKM ini, selain sudah berjalan ada yang baru mendaftarkan diri untuk membuka usaha kecil menengah. Menurutnya, ini menunjukan sebuah langka pertumbuhan ekonomi karena membuka peluang bagi masyarakat untuk memiliki UKM.
"Semakin banyak pelaku UKM di Mimika, maka secara tidak langsung akan memberi dampak positif bagi kemajuan pertumbuhan ekonomi di Mimika," ujarnya.
Bukan hanya terdaftar namun Pemda Mimika melalui kebijakan bupati dan wakil bupati melalui Disperindag juga memfasilitasi Para UKM. Hal ini dilakukan dengan menyediakan sarana prasarana yang memadai untuk mendukung aktifitas UKM, terutama membantu mereka dalam situasi pandemi covid saat ini.
Selain fasilitas, beberapa layanan yang diberikan kepada UKM di Pasar Sentral adalah jaminan keamanan, air bersih, listrik, tanpa biaya sewa lahan, hiburan, dan akan dilengkapi dengan free wifi serta tenda yang ditata dengan rapih utk menutupi booth/kedai/gerai/gerobak saat hujan dan panas.
"Kami menyadari penataan ini semuanya butuh proses, oleh sebab itu kami juga sangat berterima kasih kepada para UKM yang sudah bersedia masuk berjualan. Harapan kita semua ke depan ini akan menjadi ikon wisata kuliner di Pasar Sentral Timika," ungkap Michael. (Ronald)



