Harga Barang Naik, Minyak Goreng Sulit, Warga Bersyukur Pemda Adakan Pasar Murah

Sekda Mimika, Michael G Gomar saat mengunjungi stand usai melakukan pembukaan kegiatan pasar murah

MIMIKA, BM

Warga Mimika dan sekitarnya memadati lokasi penyelenggaraan pasar murah yang digelar menyambut Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, Sabtu (23/4).

Kegiatan pasar murah diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Mimika yang berkolaborasi dengan Disperindag sebagai salah satu upaya memulihkan kembali perekonomian warga Mimika.

"Kita bersyukur karena pada hari ini kita tetap diberikan kesehatan walau masih dalam situasi pandemi covid tetapi kita masih bisa berkumpul menyambut lebaran yang sebentar lagi kita hadapi," ujar Sekda Mimika, Michael R Gomar saat membuka kegiatan.

Gomar mengatakan kegiatan ini memberikan dampak positiv kepada semua warga khususnya warga muslim yang akan merayakan hari raya Idul Fitri 1443 H tahun 2022.

Ia juga mengatakan bahwa tidak hanya saat suasana menjelang Idul Fitri saja namun juga hari raya lainnya karena kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan.

"Kami memberikan kesempatan kepada distributor untuk menjual harga barang 9 bahan pokok sesuai kebutuhan masyarakat dan tentunya dengan harga yang sangat terjangkau," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pasar Murah I Nyoman Dwi Tana mengatakan, tujuan melaksanakan pasar murah menjelang hari raya Idul Fitri adalah sebagai wujud rasa empati dan kepedulian dari pemerintah kepada semua masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri.

Tidak hanya itu, hal ini juga untuk memperpendek arus distribusi barang kepada masyarakat kurang mampu guna memenuhi kebutuhan mereka menjelang hari raya sehingga dapat merayakannya dengan penuh suka cita.

"Kami harap dapat juga membantu untuk mengendalikan tingkat inflasi dan mempromosikan serta mengajak kita bersama untuk lebih mencintai produk bahan lokal," kata Nyoman.

Pada pasar murah ini disediakan 28 produk dari berbagai komoditi barang yang disediakan, diantaranya tepung 1.000 kilo, blueband, minyak goreng, beras dan minuman ringan (750 karton).

Selain itu, ayam potong (800 ekor), telur (1.000 rak), bawang merah (2 ton), bawang putih (1.000 ton), cabai rawit (400 kilo), tomat (200 kilo) dan produk pangan lokal lainnya.

Kepada BeritaMimika, Ibu Hadijah mengatakan bersyukur atas perhatian pemerintah daerah melalui pasar murah ini. Menurutnya, pasar murah sangat membantu persiapan mereka menjelang hari Idul Fitri.

"Saya berterimakasih kepada bupati, wakil bupati, sekda dan semua jajaran pemerintah terutama dinas yang sudah membantu kami lewat pasar murah ini," ujarnya.

"Kami bersyukur karena jelang hari raya begini harga barang sudah mulai naik, apalagi minyak goreng juga semakin sulit sehinga dengan pasar murah ini kami bisa dapat minyak goreng dengan mudah, harganya juga terjangkau termasuk kebutuhan yang lain. Ini sangat membantu kami masyarakat kecil," ungkapnya. (Shanty)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top