Budaya

Resmi Dibuka, Bupati Mimika Akan Dorong Anggaran untuk Event TIFA Tahun Depan


Bupati Mimika Johannes Rettob saat akan membuka Tifa 2025

MIMIKA, BM

Timika Inside Festival of Art (TIFA) tahun 2025 resmi dibuka oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Event TIFA akan dilaksanakan selama 3 hari sejak tanggal 22 Mei hingat 24 Mei 2025 berlangsung di halaman Graha Eme Neme Yauware.

Festival ini menampilkan beragam karya seni dan budaya serta mendukung pengembangan pelaku UMKM di Mimika.

Acara pembukaan juga dihadiri Perwakilan dari PTFI, kepala BKN RI, Dekranasda, PKK, wakil ketua Dinas Pariwisata Papua Tengah dan para pimpinan OPD.

Tahun ini TIFA berkolaborasi dengan banyak pihak, salah satunya adalah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mimika dan TP-PKK serta 48 bazar dan pameran budaya.

Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika sangat mendukung kegiatan TIFA yang sudah kelima kalinya mengadakan pentas.

Bupati bahkan mengatakan tahun depan Pemkab Mimika akan menganggarkan dana dari APBD khusus untuk kegiatan seperti ini.

"Kita akan alokasikan dana dari pendapatan daerah khusus untuk event ini. Kita akan lakukan dengan baik, bagaimana supaya event ini mendunia,"kata Bupati John.

Selain itu, Pemda Mimika juga akan mengusahakan bagaimana agar event ini masuk ke event nasional dan dibiayai oleh pusat.

Apalagi TIFA telah masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) yang merupakan program unggulan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Saya dengar TIFA sudah masuk ke dalam karisma event Nusantara, ini luar biasa. Kami akan berusaha ini bisa ke event nasional dan anggaran ditanggung pusat. Saya berharap, 2026 ini bisa menjadi event yang luar biasa yang akan dikunjungi internasional," ungkapnya.

Sementara itu, Art Director TIFA Alfo Smith menjelaskan, tujuan utama dari festival ini adalah, untuk memberikan ruang kepada semua pelaku budaya, event, kreatif, pelaku giat seni untuk bisa lebih mengembangkan karyanya masing-masing.

"Melalui event seperti ini juga akan memberikan contoh dan inspirasi kepada mereka supaya selain TIFA, akan muncul event-event selanjutnya," tutur Alfo.

Ia mengatakan, Mimika butuh gedung kesenian, serta panggung pertunjukan yang belum ada. Ia juga mengatakan pemda selalu mendukung dan sangat terbuka dengan ide-ide kreatif anak muda.

"Kami harap dukungan ini terus berlanjut sehingga terjalin hubungan yang baik antara Seniman dan dinas terkait di Pemda dan Provinsi hingga pusat," pungkasnya. (Shanty Sang)

TIFA 2025 Spesial, Kedatangan Wakil Menteri Kebudayaan RI dan Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata

Semarak TIFA 2025

MIMIKA, BM

Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2025 tahun ini sangat spesial karena akan kedatangan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha dan Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata Reza Fahlevi.

Hal ini diungkapkan Ketua Panitia TIFA 2025, Garselo Ambiop kepada BeritaMimika, Rabu (21/5/2025) di sela-sela kegiatan Gladi Bersih yang dilaksanakan di halaman Graha Eme Neme Yauware.

"Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha dan Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata Reza Fahlevi akan hadir di hari terakhir dan akan menutup TIFA 2025," katanya.

Selain itu, untuk pertama kalinya Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Daerah Mimika turut terlibat memeriahkan pagelaran tersebut dalam pameran budaya.

Garselo menuturkan pagelaran ini akan dilaksanakan selama tiga hari terhitung sejak Kamis (22/5/2025) hingga Sabtu (24/5/2025).

"TIFA 2025 akan dibuka dengan Karnaval Mimpi dimana akan diperagakan pakaian budaya dari seluruh nusantara khususnya pakaian Papua," ucapnya.

Di Karnaval Mimpi nanti Garselo mengungkapkan akan dilombakan busana terbaik dan menarik untuk peserta yang mengikuti karnaval dan jurinya rahasia.

"Selain itu juga, ada terobosan baru di tahun ini yaitu Talingkar Cinta, lomba menganyam rambut. Kami angkat itu karena ada tim yang berangkat ke Jayapura mengikuti kurasi dimana harus mengangkat budaya Papua," ucapnya.

"Budaya Papua itu banyak maka diangkatlah dari Papua Tengah Talingkar Cinta tentang rambut orang Papua yang identik dengan keriting dan anyaman rambutnya," imbuhnya.

Tingkar Cinta sendiri dikatakan Garselo mendapat apresiasi yang luar biasa dari peserta luar Timika yakni Biak, Nabire dan Deiyai.

"Hari kedua ada panggung pertunjukan beserta Papua Culutre Weak dan Papua Plus Size di fashion show, ada juga tabur TIFA yang menampilkan sanggar-sanggar. Tahun ini banyak dari luar Timika seperti Biak, Nabire, Deiyai dan Jayapura. Mereka sudah sampai semua tadi," paparnya.

Sementara pada hari ketiga akan diisi dengan pengumuman para juara dan menyuguhkan pertunjukan panggung dari seniman seluruh Indonesia yang berkolaborasi dengan TIFA.

"Di tahun ini TIFA masih dipercaya masuk 110 Karisma Even Nusantara. Ini tahun kedua TIFA masuk. Luar biasa sekali karena juga akan ditutup oleh Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha dan Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata Reza Fahlevi," ujarnya.

Dampak positif TIFA 2025 sendiri untuk memajukan budaya Papua dan budaya Mimika pada khususnya sangat terlihat. 

"Dengan adanya TIFA, pemerintah support selalu, saling mendukung dan mengundang seluruh seniman yang ada di Timika untuk berkolaborasi agar bermunculan seniman-seniman budaya muda dari Timika," harapnya. (Elfrida Sijabat)

Semangat Nasionalisme, Polres Mimika Laksanakan Upacara Peringati Hari Kebangkitan Nasional

Suasana upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional

MIMIKA, BM

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 tahun, Kepolisian Resor Mimika menggelar upacara bendera di halaman apel Mapolres Mimika, Mile 32, Selasa (20/05/2025).

Upacara dipimpin oleh Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, dengan dihadiri seluruh personel Polres Mimika. 

Dalam amanatnya, Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman membacakan pidato resmi Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dalam rangka peringatan Harkitnas ke-117.

Pidato tersebut menggambarkan bagaimana 117 tahun lalu, di tengah tekanan kolonialisme telah lahir kesadaran baru melalui pendirian organisasi Budi Utomo yang menjadi tonggak awal kebangkitan nasional Indonesia.

“Bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing. Kemajuan hanya bisa dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan sendiri,” demikian kutipan yang dibacakan Kapolres. 

Dalam amanat tersebut Kapolres juga mengatakan bahwa kebangkitan itu bukanlah sebuah peristiwa yang selesai dalam satu masa. Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup serta menuntut untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan jaman ini.

"Jaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks, disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global dan ancaman terhadap kedaulatan digital kita," kata Kapolres.

Lanjutnya, ditengah polarisasi dunia, Indonesia mengambil posisi sebagai trusted partner - bebas dalam menentukan kepentingan nasional dan aktif membangun dialog yang produktif dengan berbagai pihak. Prinsip inilah yang menjadikan Indonesia kian dihormati di berbagai forum internasional.

"Kehadiran kita di pentas global bukan sekadar untuk menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga untuk membawa gagasan dan solusi yang memberi manfaat bersama. Di tengah dunia yang terus menghadapi ketidakpastian, Indonesia tampil sebagai mitra dialog yang mampu menjembatani kepentingan," ujar Kapolres. 

Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini diharapkan meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa. Dalam semangat itu, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai kompas utama Kebangkitan Nasional. 

"Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan," ucap Kapolres dalam kutipan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (Ignasius Istanto)

Top